APEC Ditargetkan Jadi Free Trade Area of the Asia-Pacific

- Editor

Kamis, 19 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo APEC. (Foto: Pelopor.id/Twitter @APEC)

Logo APEC. (Foto: Pelopor.id/Twitter @APEC)

Jakarta | Menteri Perdagangan Thailand Jurin Laksanawisit akan memimpin pertemuan selama empat hari Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik atau Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) yang digelar di Bangkok, mulai dari Kamis sampai Minggu.

Pertemuan Menteri APEC yang Bertanggung Jawab untuk Perdagangan atau the Apec Ministers Responsible for Trade Meeting 2022 dihadiri oleh 21 anggota bidang ekonomi. Sesi ini merupakan bagian integral dari KTT APEC yang akan diadakan pada bulan November.

Jurin mengatakan, agenda pertemuan akan fokus pada rencana untuk mentransisikan APEC menjadi apa yang disebut Area Perdagangan Bebas Asia-Pasifik atau Free Trade Area of the Asia-Pacific (FTAAP) pada 2040. Jika berhasil, FTAAP akan muncul sebagai kawasan perdagangan bebas terbesar di dunia.

“FTAAP mencakup wilayah yang menjadi rumah bagi 2,9 miliar orang, terhitung 38% dari populasi global. Produk domestik bruto gabungan bernilai USD 52 triliun, yang setara dengan 62% dari PDB dunia,” kata Jurin seperti dikutip dari Bangkok Post.

Jika rencana itu terwujud, volume perdagangan di antara negara-negara anggota APEC akan melonjak antara 200-400%.

Pertemuan tersebut akan mengikuti model ekonomi BCG (Bio-Circular-Green) untuk membantu mendorong usaha mikro, kecil dan menengah, yang dipandang sebagai fondasi pembangunan ekonomi Thailand.

Thailand juga akan mengadakan pembicaraan bilateral dengan Amerika Serikat (AS), Rusia, Kanada, Jepang, Hong Kong dan Tiongkok, yang bergabung dalam pertemuan itu dari jarak jauh.

Untuk mempromosikan KTT APEC, Pemerintah Thailand melalui Departemen Hubungan Masyarakat telah menyetujui anggaran senilai 400 juta baht, untuk menggelar kampanye yang mencakup penyelenggaraan seminar, inisiatif online, program TV dan radio.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Sudah Masuk Indonesia!! Begini Gejala dan Tips Mencegah Cacar Monyet

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB