Elon Musk Ancam Batalkan Kesepakatan Akuisisi Twitter

- Editor

Rabu, 18 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Miliarder Elon Musk. (Foto: Pelopor.id/Ist)

Miliarder Elon Musk. (Foto: Pelopor.id/Ist)

Jakarta | Twitter kembali mendapat ketidakpastian setelah miliarder Elon Musk pada Selasa (17/05/2022) mengatakan bahwa tawarannya mengakuisisi Twitter tidak akan dilanjutkan, kecuali dia mendapatkan bukti dari jumlah akun spam yang mengganggu platform tersebut.

Pernyataan ini pun memicu spekulasi apakah Musk mencoba mengurangi label harga USD 44 miliar, atau bahkan mundur dari kesepakatan.

“Twitter berkomitmen untuk menyelesaikan transaksi dengan harga dan persyaratan yang disepakati secepat mungkin,” tulis perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang menyertai pengajuan ke regulator Amerika Serikat (AS), seperti dilansir dari AFP.

Sebelumnya pada pekan lalu, Musk telah mengunggah cuitan yang menyebutkan bahwa tawarannya untuk akuisisi Twitter ditahan sementara, sambil menunggu data tentang perkiraan jumlah akun palsu atau bot di Twitter.

Kepala eksekutif Twitter Parag Agrawal mengatakan, platformnya telah menangguhkan lebih dari setengah juta akun yang tampaknya palsu setiap hari, bahkan biasanya sebelum mereka terlihat. Kemudian, setiap minggu Twitter mengunci jutaan akun lagi yang gagal dalam pemeriksaan untuk memastikan mereka dikendalikan oleh manusia dan bukan oleh perangkat lunak.

Agrawal bersikeras bahwa proses yang digunakan untuk memperkirakan berapa banyak akun bot telah dibagikan dengan Musk.

Menurut Agrawal, ukuran internal menunjukkan bahwa kurang dari lima persen akun yang aktif pada hari tertentu di Twitter adalah spam, namun analisis itu tidak dapat direplikasi secara eksternal karena kebutuhan untuk menjaga kerahasiaan data pengguna.

Musk mengunggah cuitan bahwa jumlah bot sebenarnya mungkin empat kali lipat dari yang diklaim Twitter, bahkan bisa jauh lebih tinggi. Musk juga mengatakan akan menyingkirkan akun palsu sebagai prioritas, jika dia sudah resmi masuk jajaran dewan Twitter.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Sandiaga Uno: Omzet UMKM Naik 2 Kali Lipat Setelah Ikut AKI 2021

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB