Masih Sakit Hati? Meski Diizinkan Elon Musk, Donald Trump Tidak Akan Balik ke Twitter

- Editor

Selasa, 26 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump . (Foto: Pelopor/Instagram @realdonaldtrump)

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump . (Foto: Pelopor/Instagram @realdonaldtrump)

Jakarta – Rupanya Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih sakit hati atas perlakuan pihak Twitter yang memblokir akunnya di media sosial tersebut. Ia mengaku, tidak akan kembali ke Twitter meskipun akunnya dikembalikan dan pencekalannya dicabut dan akan tetap di media sosial buatannya, Truth Social.

“Saya tidak akan ke Twitter, saya akan tetap di Truth. Saya harap Elon membeli Twitter karena dia akan membawa perbaikan dan dia adalah orang yang baik, tapi saya akan bertahan di Truth. Intinya adalah, saya tidak akan kembali ke Twitter,” tutur Trump kepada Fox News, dilansir dari TechCrunch, Selasa (26/04/2022).

Baca Juga :   Thailand Prediksi Kunjungan Turis Asing Capai 4,5 Juta Akhir Bulan Ini
Twitter
Logo Twitter. (Foto:Pelopor.id/Ist)

Trump melontarkan komentar ini tidak lama setelah Elon Musk resmi membeli Twitter senilai Rp635 triliun. Pertanyaan Trump itu, juga terkait dengan apa yang disampaikan Musk sebelumnya, bahwa ia ingin membeli perusahaan media sosial tersebut dan menjadikannya platform untuk kebebasan berbicara. Musk juga menegaskan bahwa dirinya tidak setuju dengan pencekalan permanen dan memilih penangguhan sementara.

Akun milik Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dicekal Twitter secara permanen pada Januari 2021 setelah pendukungnya menyerang Gedung Capitol AS untuk memprotes hasil pilpres Amerika Serikat tahun 2020.

Kala itu, Twitter mengatakan alasan mereka mengambil keputusan tersebut lantaran setelah kerusuhan 6 Januari mereka khawatir akan ada hasutan kekerasan lebih jauh. Apalagi Trump kala itu memiliki lebih dari 80 juta followers di Twitter.

Kemudian Trump mendirikan media sosialnya sendiri bernama Truth Social yang diluncurkan pada Februari 2022 lalu. Tapi proses peluncurannya dilanda berbagai masalah, dan hingga ini Trump baru mengunggah satu postingan di Truth Social. []

Baca Juga :   Game Mobile Mendominasi Industri Game Global Tahun Lalu
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:00 WIB

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:58 WIB

Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang

Minggu, 28 April 2024 - 13:46 WIB

Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic

Minggu, 4 Juni 2023 - 18:03 WIB

Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal

Senin, 15 Mei 2023 - 17:28 WIB

Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang

Selasa, 14 Februari 2023 - 21:05 WIB

Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris

Sabtu, 31 Desember 2022 - 13:42 WIB

Tesla Babak Belur di Wall Street

Senin, 26 Desember 2022 - 11:29 WIB

Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terbaru