Industri Travel Thailand Desak Subsidi Paket Wisata Dilanjutkan

- Editor

Rabu, 20 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayutthaya, Thailand. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/sasint)

Ayutthaya, Thailand. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/sasint)

Jakarta | Asosiasi Perjalanan Domestik Thailand atau The Association of Domestic Travel (ADT) mendesak pemerintah memperpanjang anggaran untuk skema subsidi paket wisata “Tour Teaw Thai” hingga Oktober. Selain itu, ADT juga meminta ada inisiatif baru untuk meningkatkan perjalanan ke tujuan sekunder.

Presiden ADT yang baru terpilih, Chaiyapruk Thongkam menilai, sangat penting memiliki skema stimulus pariwisata yang dapat menguntungkan operator tur.

Dia berencana mendesak pemerintah menggunakan sisa anggaran untuk Tour Teaw Thai, yang dijadwalkan berakhir bulan ini. Melansir Bangkok Post, hingga Selasa (19/04/2022), sebanyak 67.233 dari 200.000 paket Tour Teaw Thai telah terjual.

Menurut Chaiyapruk, pemerintah harus memperpanjang batas waktu hingga Oktober dan meningkatkan kuota dari satu paket per turis menjadi 2-3 paket masing-masing, untuk memungkinkan operator mempertahankan harga yang kompetitif dan meningkatkan permintaan selama musim sepi.

Kampanye baru juga harus diperkenalkan untuk mendukung biaya makanan dan aktivitas di destinasi tingkat kedua, termasuk provinsi selatan seperti Narathiwat, Yala, Pattani dan Songkhla, untuk menghidupkan kembali pariwisata Betong untuk pasar lokal.

Kemudian, kampanye harus menyoroti provinsi yang cenderung menjadi tujuan persinggahan selama perjalanan, seperti Phichit, Kamphaeng Phet dan Tak, serta provinsi timur laut yang memiliki potensi untuk segmen MICE (meetings, incentives, conventions and exhibitions).

ADT pun ingin mengatur pertemuan dengan Otoritas Pariwisata Thailand atau The Tourism Authority of Thailand (TAT) dan Biro Konvensi dan Pameran Thailand untuk merancang rencana pariwisata, sebelum membawa proposal ke Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Produsen Produk Singkong UBE Targetkan Pendapatan Rp 4,1 Triliun

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB