China Eastern Terbangkan Kembali Boeing 737-800 Setelah Kecelakaan

- Editor

Senin, 18 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pesawat China Eastern Airlines. (Foto: Pelopor.id/Instagram @china_eastern_airlines)

Ilustrasi pesawat China Eastern Airlines. (Foto: Pelopor.id/Instagram @china_eastern_airlines)

Jakarta | Maskapai asal Tiongkok, China Eastern Airlines kembali menerbangkan jet Boeing 737-800 setelah mengalami kecelakaan.

Data dari Flightradar.com menunjukkan bahwa penerbangan China Eastern MU5843 berangkat dari kota barat daya Kunming pada pukul 09:58 waktu setempat, dan mendarat di Chengdu pada pukul 11.03.

Pesawat jet seri Boeing 737-800 berusia tiga tahun itu kemudian berangkat dari Chengdu, juga di barat daya Tiongkok, pada pukul 13:02 dan kembali ke Kunming, dengan penerbangan selanjutnya dijadwalkan Selasa.

Penerbangan China Eastern MU5735 sedang dalam perjalanan dari Kunming ke Guangzhou pada 21 Maret ketika menukik ke lereng gunung, hancur akibat benturan dan menewaskan semua 132 orang di dalamnya. Penyebab kecelakaan pesawat paling mematikan di Tiongkok dalam lebih dari 30 tahun itu masih belum diketahui.

Melansir AFP, Senin (18/04/2022), Tiongkok telah mengambil kedua kotak hitam dari jet yang jatuh, yang saat ini sedang dianalisis di laboratorium Amerika dengan bantuan penyelidik dari pemerintah Amerika Serikat. Beijing menyebutkan bahwa laporan penyelidikan awal akan diselesaikan dalam waktu 30 hari setelah kecelakaan itu.

Peristiwa kecelakaan ini menyebabkan China Eastern menghentikan semua pesawat seri Boeing 737-800 untuk pemeriksaan keamanan, lantaran otoritas penerbangan berjanji akan melakukan inspeksi ekstensif selama dua minggu terhadap pesawat itu.

Hal tersebut bisa dikatakan kemunduran besar bagi kembalinya Boeing 737 MAX ke Tiongkok, pasar besar terakhir di mana produsen pesawat Amerika itu masih menunggu persetujuan untuk terbang menyusul kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia yang menewaskan total 346 orang pada 2018 dan 2019.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Supaya Harga Tiket Pesawat Tidak Mahal, Pemerintah Tingkatkan Investasi di Batam

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB