Esensi Liburan ke Jerman: Sejarah, Budaya dan Alam

- Editor

Minggu, 17 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brandenburg Gate. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Marius Serban)

Brandenburg Gate. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/Marius Serban)

Jakarta | Mendengar Jerman, mesti akan kebayang canggih, engineer dan maju. Yes! Benar. Tapi untuk berlibur, yuk nikmati sisi lainnya yaitu sejarah, budaya dan keindahan alam. Gerbang Berlin’s Brandenburg. Ikonik banget kan gerbang ini, sampai di Indonesia sering dijadikan gerbang ala-alanya oleh perumahan atau developer property.

Gerbang menjulang tinggi dengan enam tiang besar serta patung kemenangan berupa Kereta Kuda nan gagah dan megah ini dibangun untuk Raja Frederick William II pada tahun 1791. Tiang ini lekat dengan sejarah berbagai sejarah Jerman, termasuk pernah rusak parah selama Perang Dunia II dan juga pernah menjadi bagian dari Tembok Berlin yang memisahkan Jerman Timur dan Jerman Barat.

Katedral Cologne atau Kölner Dom dengan arsitektur gotik dan menaranya yang menjulang tinggi terletak di tepi sungai Rhine. Mahakarya abad 12 ini sangat mengesankan, baik eksterior maupun detail interiornya yang keseluruhannya terbuat dari batu marmer dengan 56 pilar besar serta altar dengan relik Kristiani berbahan emas.

Katedral Cologne atau Kölner Dom. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/ArtTower)

Seberang bangunan Katedral ini terdapat toko yang menjual wewangian khas kota tersebut Cologne atau Koln yang juga menjadi nama kotanya. Segar-segar ringan gitu harumnya dengan kemasan khas, yaitu botol kaca bening dengan stiker motif dan merek warna hijau. Sudah kebayang yang mana?

Schwarzwald atau Black Forest, hutan lebat yang terbentang lebih dari 160 kilometer dengan bukit-bukitnya dan lembah-lembahnya, merupakan daerah dataran tinggi yang banyak dikunjungi turis maupun penggemar jalan kaki. Spot lainnya di salah satu sisi hutan ini adalah Danau Titise, danau kecil cantik dikelilingi hutan lebat dan teduh, di tepi danau banyak rumah pembuat dan penjual jam kayu antik yang setiap jam keluar burung kukko dengan suaranya… Cuckoo… Cuckoo…, karena menurut cerita, pembuat pertama jam antik ini adalah warge desa di Schwarzwald.

Black Forest Railway juga menyajikan pengalaman istimewa dengan air terjunnya yang cantik manis serta dapat menggapai Black Forest Open Air Museum. Open Air Museum ini akan membawa kita mengalami langsung kehidupan warga desa yang adalah peternak dan petani diabad ke-16 hingga ke-18. Bangunan-bangunan yang berdampingan seperti gudang, toko roti, penyimpanan jerami penggilingan biji-bijian dan pemotongan daging dapat ditemukan di sini.

Baca Juga :   Frasers Anggarkan Rp 4,2 T untuk Meningkatkan Ruang Industri
Schwarzwald atau Black Forest. (Foto: Pelopor.id/ Unsplash/Michiel Annaert)

Kita akan menyaksikan langsung, bahkan mengalami langsung tur ke dalam rumah pertanian, melihat berbagai ruang dan perabotan asli jaman itu. Berbagai macam kerajinan tradisional serta kegiatan warga desa lengkap dengan pakaian dan pertunjukan budaya tradisional hadir menyemarakkan pengalaman ini.

Kastil Neuschwanstein yang seperti bangunan di negeri dongeng. Raja Ludwig II dari Bavaria membangun kastil ini dengan banyak menara dengan warna batu alami, putih dan atap biru. Penampakan kastil ini memang kemudian menjadi inspirasi bagi Walt Disney. Turis juga dapat memasuki kastil ini untuk melihat interior mewah di ruang tahta, aula penyanyi dan masih banyak lagi, terlebih dapat juga menikmati beberapa pemandangan paling spektakuler di negara ini dari atas kastil. Usahakan kesini ya, supaya halu serasa Disney princess atau princenya!

Kastil Neuschwanstein. (Foto: Pelopor.id/ Unsplash/Felix)

Munich Marienplatz atau Mary’s Square adalah alun-alun besar yang terletak di kota Munich. Diabad pertengahan, alun-alun ini tempat para pedagang dari seluruh Bavaria berbisnis dengan penduduk setempat, sambil menonton turnamen Jousting, turnamen ksatria berkuda dan tusuk-tusukan itu lho.

Namun sekarang, berbeda, Marienplatz tempat nongkrong dan belanja yang menyenangkan. Kita dapat menemukan balai kota baru dan lama atau Neues Rathaus dan Altes Rathaus, di sana sejarah kota Munich ditulis. Landmark lainnya monumen Bunda Maria dengan patung perunggunya, serta berbagai bangunan tua yang mengelilingi alun-alun ini. Yang harus dicoba kalau berkenan, tentunya Bir Munich. Cheers! []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Penyu Sisik yang Terancam Punah, Ancol Taman Impian Gelar Pelepasliaran Tukik
Atraksi Bawah Air Bersama Ruben Onsu Jadi Sorotan di Perayaan Kemerdekaan Ancol
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:09 WIB

Gestone Villa & Resto Batu Karas Lestarikan Tradisi Hajat Laut Pangandaran

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Berita Terbaru

Ilustrasi aplikasi media sosial TikTok. (Foto: Istimewa)

Internasional

Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:40 WIB

Penyanyi dangdut, Lesti Kejora. (Foto: Istimewa)

Musik

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:52 WIB

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB