Hong Kong Pertimbangkan Mengatur Kampanye Crowdfunding

- Editor

Sabtu, 16 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi crowdfunding. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Tumisu)

Ilustrasi crowdfunding. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Tumisu)

Jakarta | Pemerintah Hong Kong sedang mempertimbangkan untuk mengatur kampanye crowdfunding dalam upaya mencegah uang digunakan untuk kegiatan yang membahayakan keamanan nasional atau tujuan ilegal lainnya.

Pada umumnya menggunakan platform digital, crowdfunding mengumpulkan uang dari sejumlah orang yang berkontribusi dalam jumlah yang relatif lebih kecil, dengan janji memberikan produk, layanan, atau ekuitas kepada penyandang dananya.

Secretary for Financial Services and the Treasury Christopher Hui Ching-yu mengatakan, konsultasi publik sedang dilakukan untuk akhir tahun ini guna memeriksa apakah platform tersebut perlu didaftarkan dan diharuskan melakukan uji tuntas sebelum kampanye.

“Bagaimana membangun sistem pelaporan untuk mengidentifikasi dan melaporkan transaksi mencurigakan untuk mencegah risiko berbagai tindakan ilegal seperti membahayakan keamanan nasional, pencucian uang, dan penggalangan dana untuk teroris?” katanya di blog resminya, seperti dikutip dari South China Morning Post.

Tahun lalu, kepala layanan keuangan mendapat teguran dari legislator pro-kemapanan tentang Dana Bantuan Kemanusiaan 612, yang telah menawarkan lebih dari 243 juta dolar Hong Kong (Rp 445 miliar) kepada mereka yang menghadapi tuntutan pidana atau tekanan keuangan setelah protes anti-pemerintah pada 2019.

Beberapa pihak menuduh Hui tidak bertindak cepat terhadap penggalangan dana. Dana tersebut telah berhenti mengumpulkan sumbangan tahun lalu, setelah polisi keamanan nasional meluncurkan penyelidikan atas kegiatannya.

Dalam beberapa tahun terakhir, crowdfunding sering digunakan oleh organisasi non-pemerintah atau individu untuk membiayai pekerjaan atau operasi mereka.

Meski begitu, ilmuwan politik dari Chinese University Ivan Choy Chi-keung yakin kegiatan crowdfunding tidak akan berkurang signifikan meski aturan tersebut diterapkan, karena puncak crowdfunding sudah lewat.

“Setelah penangkapan [orang-orang yang terkait dengan protes pemerintah 2019] karena dicurigai melakukan pencucian uang, banyak kelompok khawatir bahwa sebagian uang dari crowdfunding berasal dari sumber yang meragukan, sehingga mereka telah menghentikan crowdfunding,” katanya.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Badai Matahari Hancurkan 40 Satelit Starlink Milik SpaceX

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 02:29 WIB

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

Echoes, We Hide Hadirkan Nuansa Emo Rock di EP the things we left unsaid after you

Senin, 20 April 2026 - 17:40 WIB

Ade Hubart dan Ian Antono Hadirkan Pesan Optimis di Single Come On

Jumat, 17 April 2026 - 01:54 WIB

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Kamis, 16 April 2026 - 23:26 WIB

Rully Irawan Ceritakan Perjalanan Ayah di Perantauan Lewat Single Markisa

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Senin, 13 April 2026 - 01:01 WIB

LMKN Jelaskan Polemik Royalti Dangdut, ARDI Tolak Distribusi Rp25 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 16:57 WIB

Buitenstage Vol. 5 Satukan Brokenscene, Joanna Andrea, dan RANGR

Berita Terbaru

Grup band djent metal, Bless The Knighst. (Foto: Istimewa)

Musik

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:29 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB