Mantan Petinggi Coca-Cola di Inggris Tersandung Kasus Suap

- Editor

Jumat, 15 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Coca-Cola. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/jhenning)

Logo Coca-Cola. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/jhenning)

Jakarta | Seorang mantan petinggi Coca-Cola di Inggris, Noel Corry, berupaya menghindari hukuman penjara, meski terbukti menerima suap lebih dari 1,5 juta pound (Rp 28,1 miliar) sebagai imbalan karena menyalurkan kontrak yang menguntungkan ke perusahaan yang disukai.

Corry memberikan informasi rahasia kepada perusahaan-perusahaan untuk memberi mereka keuntungan dibandingkan para pesaingnya, saat menawar kontrak layanan listrik untuk pabrik pembotolan di Inggris.

Jaksa menyebutkan, sebagai imbalannya, ia menerima pembayaran melalui kontrak palsu untuk pekerjaan di Coca-Cola Enterprises yang tidak pernah dilakukan, atau membayar lebih untuk pekerjaan yang dilakukan dan mengantongi selisihnya.

Pengadilan Southwark Crown London pada Kamis (14/04/2022) waktu setempat, menjatuhkan hukuman percobaan 20 bulan kepada Corry. Sedangkan dua direktur perusahaan lain yang terlibat dalam skema tersebut, yang berlangsung antara 2004 dan 2013, masing-masing diberi hukuman percobaan 12 bulan.

“Corry telah membentuk budaya korup dalam pelaksanaan pengadaan, memberikan kontrak kepada perusahaan-perusahaan yang manajer seniornya bersedia menyuapnya untuk melakukannya,” kata Alistair Dickson dari Crown Prosecution Service yang dikutip dari AFP, Jumat (15/04/2022).

Dickson menambahkan bahwa Coca-Cola Enterprises sama sekali tidak menyadari tindakan korup Corry untuk memperkaya dirinya sendiri.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   KPK: Wali Kota Bekasi Gunakan Kode Sumbangan Masjid untuk Terima Suap

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB