Angka Kasus Covid di Asia Tembus 100 Juta

- Editor

Kamis, 31 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tenaga kesehatan dan pasien. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/alefukugava)

Ilustrasi tenaga kesehatan dan pasien. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/alefukugava)

Jakarta | Kasus Covid-19 di Asia telah menembus angka 100 juta pada Rabu (30/03/2022) yang didominasi oleh sub-varian BA.2 Omicron. Menurut data Reuters, dengan lebih dari setengah populasi dunia, Asia menyumbang 21% dari total kasus Covid-19 yang dilaporkan.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), BA.2 sekarang mewakili hampir 86% dari semua kasus berurutan.

Vaksin dianggap kurang efektif terhadap subvarian BA.2 dibandingkan pendahulunya. Penelitian menunjukkan Omicron dapat menginfeksi kembali orang yang sebelumnya didiagnosis dengan varian virus corona yang berbeda.

Sub-varian Omicron BA.2 yang sangat menular tetapi kurang mematikan telah mendorong angka tersebut ke level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir di negara-negara seperti Korea Selatan, Tiongkok dan Vietnam.

Tiongkok berusaha menjinakkan wabah terburuknya sejak pandemi dimulai. Peningkatan kasus Covid di Shanghai yang didorong oleh substrain BA.2, telah memaksa wilayah tersebut kembali lockdown.

Selain tiga negara tadi, India juga tercatat sebagai negara dengan angka Covid yang sangat tinggi, yaitu mencapai 43 juta kasus. Angka itu lebih banyak dari total tiga negara Asia yang paling parah dilanda Covid, yaitu Jepang, Korea Selatan dan Vietnam.

India telah melaporkan kurang dari 2.000 kasus harian selama 11 hari terakhir dibandingkan dengan puncaknya tahun ini pada Januari, dengan rata-rata lebih dari 300.000 kasus per hari.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Libur Nataru Tempat Wisata Tidak Tutup Tetapi Dibatasi 50%

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:09 WIB

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:25 WIB

Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:46 WIB

Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK

Berita Terbaru

Dokumentasi Boleh Gig edisi 7 Januari 2026. (Foto: Istimewa)

Musik

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:26 WIB