Presiden Turki Recep Erdogan Desak Rusia-Ukraina Akhiri Perang

- Editor

Selasa, 29 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Pelopor.id/Twitter @RTErdogan)

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Pelopor.id/Twitter @RTErdogan)

Jakarta | Negosiator Rusia dan Ukraina telah memulai pembicaraan tatap muka di istana Dolmabahce di Istanbul, Turki, pada Selasa (29/03/2022).

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai tuan rumah, mendesak mereka untuk mengakhiri perang yang telah menewaskan sekitar 20.000 orang dan memaksa lebih dari 10 juta orang meninggalkan rumah mereka.

“Kedua pihak memiliki kekhawatiran yang sah. Sangat mungkin untuk mencapai solusi yang dapat diterima oleh komunitas internasional,” kata Erdogan seperti dilansir dari AFP.

Erdogan juga menegaskan bahwa perpanjangan konflik bukanlah kepentingan siapa pun.

Sebelumnya, Turki menjadi tuan rumah pertemuan pertama antara menteri luar negeri Ukraina dan Rusia pada 10 Maret, menyusul invasi Rusia ke Ukraina yang dimulai pada 24 Februari 2022. Namun pembicaraan itu gagal menghasilkan gencatan senjata atau membuat kemajuan nyata lainnya.

Pada Senin (28/03/2022) malam, Erdogan mengatakan negaranya adalah satu-satunya, sejak aneksasi Rusia atas Krimea pada 2014, yang telah melakukan upaya tulus untuk menemukan solusi krisis melalui dialog, negosiasi dan kesepakatan.

Turki, yang berbagi pantai Laut Hitam dengan Rusia dan Ukraina, berusaha menjaga hubungan baik dengan keduanya dan telah menawarkan jadi penengah sejak dimulainya perang.

Ankara adalah sekutu tradisional Kyiv dan telah memasok negara itu dengan drone Bayraktar, yang telah dikerahkan Ukraina dalam konflik tersebut. Tetapi juga berusaha tetap berhubungan baik dengan Rusia, di mana Turki sangat bergantung pada impor gas dan pendapatan pariwisata.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Berkomitmen Tetap di Jalur Damai, Kanselir Jerman Pastikan Tidak Memasok Senjata ke Ukraina

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:20 WIB

Mahia, Maseja dan Chrisalia Jadi Sorotan di Main-Main Cipete Vol. 39

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:09 WIB

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:25 WIB

Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:05 WIB

People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Berita Terbaru