FTI Prediksi Ekspor Mobil Thailand Tahun Ini Tak Capai Target

- Editor

Sabtu, 26 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ekspor mobil. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi ekspor mobil. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Jakarta | Federasi Industri Thailand atau The Federation of Thai Industries (FTI) memperkirakan ekspor mobil Thailand tahun ini akan meleset dari target 1 juta unit, di tengah meningkatnya kekhawatiran akan kekurangan bahan baku dan melonjaknya harga yang didorong oleh perang Rusia-Ukraina.

Wakil Ketua FTI Kriengkrai Thiennukul mengatakan, harga bahan baku utama untuk pembuatan mobil seperti baja akan meningkat, sedangkan kelangkaan semikonduktor dan komponen utama lainnya juga diperkirakan masih berlanjut.

Perang Rusia-Ukraina mengancam pasar baja dan semikonduktor lantaran Ukraina memasok Amerika Serikat (AS) dengan lebih dari 90% neon kelas semikonduktornya, komponen penting untuk pembuatan chip. Sementara Rusia adalah sumber utama paladium, sejenis logam yang digunakan dalam sensor dan memori.

Selain itu, FTI juga mengangkat kekhawatiran atas kenaikan inflasi sebagai akibat dari lonjakan harga energi, yang akan menyebabkan tagihan listrik lebih tinggi dan memberikan tekanan pada biaya produksi.

Di industri lain, produsen tidak bisa menghindari biaya produksi yang lebih tinggi jika pemerintah menaikkan tagihan listrik.

Mengutip Bangkok Post, Komisi Pengaturan Energi atau Energy Regulatory Commission (ERC) memperkirakan, tarif listrik yang digunakan untuk menghitung tagihan listrik, akhir tahun ini akan naik menjadi lebih dari 4 baht per kilowatt-hour (kwh), akibat kenaikan harga impor gas alam cair (LNG).

Gas alam memakan porsi 56% dari bahan bakar yang digunakan untuk pembangkit listrik. Thailand perlu mengimpor lebih banyak LNG karena pasokan yang berkurang dari Teluk Thailand. Biasanya, kenaikan harga gas mengikuti kenaikan harga minyak.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Presiden Rodrigo Duterte Akan Hidupkan Lagi PLTN di Filipina

Berita Terkait

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Berita Terbaru

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB