Ada 352 Produk Tiongkok Dihapus dari Daftar Pengenaan Tarif AS

- Editor

Sabtu, 26 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/whitehouse.gov)

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/whitehouse.gov)

Jakarta | Amerika Serikat (AS) menghapus 352 produk Tiongkok dari daftar pengenaan tarif. Hal ini menunjukkan perang dagang AS-Tiongkok tampaknya mulai melonggar.

Seperti diketahui, pada tahun 2020, AS masih memberlakukan tarif terhadap 549 produk Tiongkok, sejak menerapkan sanksi pada 2018 saat mereka memulai perang dagang. Kemudian, Presiden AS Joe Biden pada Oktober lalu mulai mengumpulkan masukan tentang barang apa saja dari 549 produk itu yang memenuhi syarat untuk dikecualikan dari tarif.

Mengutip Reuters, produk yang dikecualikan itu mencakup berbagi impor Tiongkok yang awalnya diperkirakan senilai USD 370 miliar, namun dipukul rata oleh mantan Presiden Donald Trump dengan tarif hukuman sebesar 7,5%-25%.

Daftar yang dirilis Kantor Perwakilan Dagang AS atau Office of the US Trade Representative (USTR) tersebut mencakup komponen industry, seperti pompa dan motor listrik, suku cadang mobil dan bahan kimia tertentu, ransel, sepeda, penyedot debu dan barang konsumsi lainnya.

“Di tengah lonjakan inflasi dan tantangan terhadap pemulihan ekonomi global, kami berharap AS dapat menghapus semua tarif produk China sesegera mungkin untuk kepentingan mendasar konsumen dan produsen di China dan AS,” kata Juru bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok Shu Jueting.

Awalnya, Trump memberikan lebih dari 2.200 pengecualian pada tarif untuk memberikan bantuan kepada industri dan pengecer tertentu. Sebagian besar diizinkan berakhir, namun sebanyak 549 produk diperpanjang selama satu tahun, dan telah berakhir pada 2020.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Kuota Turis Borobudur Dibatasi 1.200 Orang Perhari, Wisman Dipatok Harga US$ 100

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru