Singapura Butuh Ekspatriat Berkaliber Tinggi

- Editor

Sabtu, 12 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung-gedung perkantoran di Singapura. Ilustrasi. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Gedung-gedung perkantoran di Singapura. Ilustrasi. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Singapura berusaha menarik pekerja asing atau ekspatriat berkaliber lebih tinggi di bawah sistem visa berbasis poin baru, sebagai bagian dari dorongan pemerintah untuk meningkatkan lapangan kerja lokal sambil memposisikan dirinya sebagai negara kota global.

“Apa yang kami coba lakukan adalah untuk dapat membedakan talenta tinggi, talenta yang benar-benar super skill set yang dapat datang ke negara kami untuk bekerja melengkapi tenaga kerja kami yang ada,” kata Menteri Tenaga Kerja Singapura Tan See Leng kepada Bloomberg Television.

Sebelumnya, pada pekan lalu, Singapura telah mengumumkan salah satu perombakan terbesar yang pernah ada pada aturan visa. Aturan baru itu memungkinkan pekerja asing akan dinilai berdasarkan sejumlah faktor seperti pendidikan, keterampilan dan bagaimana kewarganegaraan mereka berkontribusi terhadap keragaman perusahaan mereka.

Mengutip Bangkok Post, sistem penilaian yang direvisi itu akan berlaku mulai September tahun depan untuk pelamar baru dari Employment Pass, pemegang yang saat ini merupakan sekitar 14% dari tenaga kerja asing pusat keuangan dan bisnis.

Saat ini, Singapura tengah menghadapi kekurangan pekerja di berbagai sektor, mulai dari konstruksi padat karya dan industri jasa hingga sektor teknologi dan keuangan berketerampilan tinggi, seiring dengan perginya orang-orang asing selama perbatasan ketat pandemi Covid-19.

Untuk mengatasi krisis tersebut, Tan meminta perusahaan-perusahaan memperkenalkan aturan kerja yang lebih fleksibel dan berharap bisa menarik minat wanita berpendidikan tinggi dan karyawan yang lebih tua kembali ke pasar kerja.

Tan memperkirakan, peningkatan usia pensiun yang diumumkan sebelumnya berpotensi membawa kembali lebih dari 100.000 pekerja ke dalam angkatan kerja.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   AT&T dan Verizon Diminta Tunda Peluncuran 5G

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB