Malaysia Butuh USD 6,7 Miliar untuk Subsidi Minyak Tahun Ini

- Editor

Jumat, 11 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bendera Malaysia. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Ilustrasi bendera Malaysia. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Pelopor.id | Menteri Keuangan Malaysia Tengku Zafrul Aziz memprediksi, tagihan subsidi minyak Malaysia tahun ini bisa melonjak lebih dari dua kali lipat, menjadi 28 miliar ringgit atau setara USD 6,7 miliar (Rp 95,6 triliun dengan kurs 14.200 per dolar).

Hal itu bisa terjadi jika harga minyak mentah tetap pada tingkat yang tinggi, setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Tengku Zafrul mengatakan kepada parlemen bahwa pada Januari, pemerintah sudah mulai meningkatkan subsidi hingga 2 miliar ringgit untuk subsidi bensin, solar dan bahan bakar gas cair. Angka itu meningkat sepuluh kali lipat dari bulan yang sama tahun lalu.

Melansir Bangkok Post, sepanjang tahun lalu Malaysia telah menghabiskan 11 miliar ringgit untuk subsidi minyak bumi.

Tengku Zafrul mengatakan, saat ini pemerintah Malaysia sedang mengkaji mekanisme subsidi untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran, lantaran harga barang-barang bersubsidi lainnya seperti minyak goreng, juga akan naik.

“Pemerintah tidak bisa meminjam untuk membiayai pengeluaran operasional seperti biaya subsidi. Jadi, kenaikan subsidi perlu diimbangi dengan tambahan pendapatan dan penghematan biaya,” tegas Tengku Zafrul.

Rusia menyerang Ukraina sejak 24 Februari 2022. Salah satu upaya Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meredam invasi tersebut adalah tidak lagi mendesak keanggotaan NATO untuk Ukraina. Seperti diketahui, ini merupakan salah satu alasan utama invasi Rusia.

Melansir AFP, Zelensky juga mengaku terbuka untuk berkompromi tentang status dua wilayah separatis Ukraina yang telah diakui Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai negara merdeka, sesaat sebelum invasi dimulai.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   HSBC Tinggalkan Rusia dengan Melepas Bisnisnya ke Expobank

Berita Terkait

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual
Ryan Gosling Perankan Karakter Ghost Rider Versi Marvel Cinematic Universe
Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan
Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:37 WIB

Skor 3-1 Akhiri Laga Aston Villa vs Indonesia All Stars

Senin, 6 Juli 2026 - 03:05 WIB

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:50 WIB

Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:59 WIB

Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars

Sabtu, 25 April 2026 - 17:37 WIB

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta

Sabtu, 25 April 2026 - 17:15 WIB

Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:01 WIB

Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:24 WIB

Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026

Berita Terbaru

Dokumentasi laga Aston Villa Vs Indonesia All Stars. (Foto: Instagram/astonvilla)

Nasional

Skor 3-1 Akhiri Laga Aston Villa vs Indonesia All Stars

Minggu, 2 Agu 2026 - 01:37 WIB

Logo Organisasi sepak bola negara-negara Eropa UEFA. (Foto: Istimewa)

Internasional

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:41 WIB

Ilustrasi aplikasi JakOne dari Bank Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:27 WIB