Pelopor.id – Wakil Perdana Menteri Ukraina dan Menteri Transformasi Digital Ukraina Mykhailo Fedorov, melalui cuitan di Twitternya meminta bantuan kepada CEO SpaceX Elon Musk untuk menyediakan layanan internet ke negara tersebut di tengah serangan Rusia. Cuitan Fedorov ini, cukup banyak mengundang perhatian lantaran kata-katanya yang membuat hati tersentuh.
“Sementara Anda mencoba menjajah Mars, Rusia mencoba menduduki Ukraina! Sementara roket Anda berhasil mendarat dari luar angkasa, Roket Rusia menyerang warga sipil Ukraina! Kami meminta Anda untuk memberi Ukraina stasiun Starlink dan untuk memanggil orang Rusia yang waras untuk membela,” tulis Fedorov dalam Twitternya.
Dengan besar hati Musk pun mengabulkan permintaan Fedorov dan menjawabnya juga melalui Twitter.
“Layanan Starlink sekarang aktif di Ukraina. Lebih banyak terminal dalam perjalanan,” jawab Musk.
Adapun sebelumnya dikabarkan, Rusia telah melumpuhkan jaringan internet di Ukraina. NetBlocks, pemantau jaringan internet global menginformasikan adanya gangguan internet yang signifikan di Kota Kharkiv tak lama setelah ledakan besar di kota tersebut. Para pengguna internet pun melaporkan kehilangan layanan internet kabel dari ISP Triolan. Meski begitu, jaringan telepon seluler masih bisa beroperasi.
“Di tengah laporan pemadaman listrik dan peningkatan aktivitas militer di Donetsk, Ukraina, data jaringan real-time menunjukkan gangguan pada konektivitas internet,” Cuit NetBlocks di Twitter pada Jumat, (25/02/2022).

Kota Kharkiv, yang berjarak 40 km dari perbatasan Ukraina dan Rusia adalah salah satu kota pertama yang diinvasi tentara Rusia. Serangan itu, menargetkan unit perbatasan, patroli perbatasan, dan pos pemeriksaan menggunakan artileri, alat berat dan senjata ringan. []












