Pelopor.id – Polandia mengumumkan dirinya sebagai negara pertama yang mengakui secara resmi pengiriman bantuan militer ke Ukraina yang saat ini tengah diserbu Rusia. Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Błaszczak menegaskan, bantuan militer itu berupa satu konvoi amunisi.
“Satu konvoi amunisi yang kami berikan ke Ukraina telah sampai ke tetangga kami. Kami mendukung Ukraina, dan menunjukkan solidaritas terhadap agresi Rusia,” cuit Błaszczak di Twitternya, Sabtu (26/02/2022).
Namun, tidak dijelaskan amunisi jenis apa yang dikirim Polandia ke Ukraina, ataupun berapa jumlah amunisinya. Yang pasti bantuan negara tetangganya ini sangat berarti lantaran pasukan Rusia disebut sudah hampir mencapai ibu kota Ukraina, Kiev.
Konwój z amunicją, którą przekazujemy Ukrainie dotarł już do naszych sąsiadów. Wspieramy Ukraińców, jesteśmy solidarni i stanowczo sprzeciwiamy się rosyjskiej agresji. pic.twitter.com/Wx5zoXBnBe
— Mariusz Błaszczak (@mblaszczak) February 25, 2022
Melihat kondisi Ukraina yang semakin terdesak, Presiden Volodymyr Zelensky
meminta kesempatan perundingan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Hal ini disambut Putin, sembari mengatakan ia berencana mengirimkan perwakilan Kremlin ke Minsk, ibu kota Belarus, untuk berdiskusi.
Sementara NATO disebut bakal mengirimkan Pasukan Respons (NRF) untuk membantu menangani krisis di Ukraina. Elemen NRF di darat, di laut, dan di udara akan lebih memperkuat respon di segala kemungkinan.
Di sisi lain Republik Ceko, Polandia, dan Bulgaria mengatakan pada Jumat (25/2/2022), bahwa mereka akan menutup wilayah udara untuk penerbangan oleh operator Rusia sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina. Sedangkan Polandia telah lebih dulu menghentikan penerbangan ke Moskwa dan Saint Petersburg.[]












