Kopi dan Kain Indonesia Jadi Instrumen Diplomasi dan Pengembangan Bisnis di G20

- Editor

Kamis, 24 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi biji kopi. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi biji kopi. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mengangkat kain dan kopi sebagai sarana diplomasi internasional dalam perhelatan G20 pekan lalu.

Merujuk pada Kajian Indonesia Eximbank Institute, nilai ekspor kopi Indonesia tahun ini diperkirakan mampu mencapai Rp 14 triliun. Sedangkan, potensi ekspor kain tenun dan kerajinan kain diproyeksi mencapai lebih dari Rp 1 triliun.

“Potensi kain dan kopi untuk dikenalkan kepada negara-negara lain itu masih sangat besar. Hari ini, produksi kopi Indonesia sudah menjadi bagian dari bisnis dan industri kopi dunia,” kata Direktur Eksekutif LPEI Rijani Tirtoso Bondan yang dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan.

Apalagi, Indonesia termasuk negara produsen kopi terbesar selain Brazil, Kolombia dan Vietnam. Terkait hal itu, LPEI mendorong para produsen kopi di level hulu untuk ikut memanfaatkan peluang bisnis tersebut, salah satunya melalui program Desa Devisa untuk komoditas kopi.

Dalam pertemuan G20 sektor finansial pekan lalu, LPEI juga berkolaborasi dengan para barista muda Indonesia yang sudah meraih pengakuan internasional untuk menyajikan kopi terbaik kepada para delegasi dan tamu undangan.

Kemudian LPEI juga menunjukkan kain tenun lurik dan tenun ikat yang sebagian sudah diolah menjadi aneka bentuk fashion dan home furnishing.

“Dengan mengangkat kain-kain nusantara, LPEI melihat bahwa langkah ini memiliki dua manfaat yaitu sekaligus mengangkat bisnisnya dan melibatkan perempuan dalam industri sehingga menjadikan kaum perempuan lebih berdaya,” ucap Rijani.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Muhadjir Effendy: SDM Unggul adalah Kunci Mewujudkan Indonesia Maju

Berita Terkait

JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
Ribuan Orang Antusias Ikuti Undian Ancol Points di Panggung Sunset Sound
Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern
Gestone Villa & Resto Batu Karas Lestarikan Tradisi Hajat Laut Pangandaran
Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi
Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan
Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:41 WIB

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:40 WIB

Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:58 WIB

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:33 WIB

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:00 WIB

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:58 WIB

Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang

Minggu, 28 April 2024 - 13:46 WIB

Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic

Minggu, 4 Juni 2023 - 18:03 WIB

Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal

Berita Terbaru

Logo Organisasi sepak bola negara-negara Eropa UEFA. (Foto: Istimewa)

Internasional

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:41 WIB

Ilustrasi aplikasi JakOne dari Bank Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:27 WIB