Keterbatasan Sumber Daya, Korsel Hentikan Tes dan Tracing Covid Besar-besaran

- Editor

Kamis, 10 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tes Covid. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi tes Covid. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Pemerintah Korea Selatan memutuskan menghentikan program tes dan tracing Covid-19 besar-besaran setelah ledakan kasus varian Omicron belakangan ini. Keputusan itu diambil akibat keterbatasan sumber daya dan memakan biaya sosial dan ekonomi yang terlalu tinggi.

Keputusan itu diungkapkan oleh Pejabat Senior Kesehatan Korsel Sohn Young-rae, seperti dilansir dari AFP.

Kini, Pemerintah Korsel mengubah arah kebijakan pencegahan Covid-19 dengan fokus ke kelompok yang paling rentan. Adapun tes diutamakan bagi kelompok lanjut usia (lansia), kemudian diagnosis dan perawatan diutamakan untuk kelompok berisiko tinggi.

Sebelumnya, warga Korsel yang dites dan hasilnya positif harus karantina di fasilitas yang disediakan pemerintah. Namun kini, pasien tanpa gejala diminta untuk isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Setelah kemunculan varian Omicron, Korsel tercatat memecahkan rekor dengan 49.567 kasus Covid pada Selasa (08/02/2022), naik dua kali lipat dalam waktu kurang dari sepekan.

Pejabat Kesehatan Korsel memprediksi, kasus harian di negaranya bisa mencapai 170 ribu kasus pada akhir bulan ini akibat varian Omicron.

Varian Omicron memang disebut-sebut lebih cepat menular. Namun, gejala yang ditimbulkan rata-rata lebih ringan dibanding varian-varian sebelumnya.

Sebelum aturan baru ini diterapkan, Korsel dipuji lantaran terus melakukan tes dan tracing kasus Covid-19 dengan ketat, sehingga penyebaran tak terlalu luas.

Selama pandemi, total kasus Covid di Korsel mencapai 1,13 juta, dengan angka kasus kematian mencapai 6.943. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Menko Luhut: Puncak Gelombang Omicron Diperkirakan Awal Februari

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:06 WIB

Josh Holmes Gelar Konser Intim di Jakarta, Tiket Ludes dalam Lima Hari

Kamis, 30 April 2026 - 22:24 WIB

Synchronize Fest 2026 Bakal Hadirkan Seringai hingga Rizky Febian

Rabu, 29 April 2026 - 01:33 WIB

LaLaLa Fest 2026 Jakarta Dimeriahkan Kehadiran Rex Orange County

Kamis, 23 April 2026 - 18:10 WIB

Ravel Junardy: Hammersonic 2026 Private Event Demi Martabat Festival

Berita Terbaru

Musisi dan produser Ade Govinda sukses meraih 8 Platinum dari Asiri. (Foto: Istimewa)

Musik

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB