Menko Luhut: Puncak Gelombang Omicron Diperkirakan Awal Februari

0
Luhut
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto:Pelopor.id/Kemenko Marves)

Pelopor.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pihaknya memprediksi puncak gelombang pandemi Covid-19 varian Omicron di Indonesia akan terjadi pada awal bulan Februari 2021.

Prediksi ini, berdasarkan hasil pengamatan terhadap pengalaman negara lain, dimana varian omicron mencapai puncaknya dalam kisaran waktu 40 hari, atau lebih cepat dari variant Delta.

“Untuk kasus Indonesia, kita perkirakan puncak gelombang karena Omicron akan terjadi pada awal Februari. Sebagian besar kasus yang terjadi diperkirakan akan bergejala ringan, sehingga nanti strateginya juga akan berbeda dengan varian Delta,” tutur Menko Luhut dalam konferensi pers terkait update penanganan Omicron, Selasa, (11/1/2022)

Meski demikian, masyarakat diminta agar tidak panik, tetapi harus tetap waspada. Menurutnya saat ini, Indonesia jauh lebih siap dalam menghadapi potensi gelombang varian Omicron. Tingkat vaksinasi sudah lebih tinggi, kapasitas testing dan tracing kita juga jauh lebih tinggi.

“Sistem kesehatan kita juga sudah lebih siap, baik dalam hal obat-obatan (termasuk molnupiravir dari Merck), tempat tidur RS, tenaga kesehatan, oksigen, dan fasilitas isolasi terpusat,” ungkapnya.

Menko Luhut menegaskan, dengan berbagai kesiapan tersebut, dan belajar dari pengalaman yang lalu, ia yakin kasus tidak akan meningkat setinggi negara lain. Namun syaratnya, semua harus disiplin. Sebab keberhasilan mengendalikan Omicron tidak mungkin dapat dicapai tanpa kerja sama semua pihak, terutama dalam menjalankan protokol kesehatan. []