Sony Berencana Akuisisi Studio Bungie Senilai USD 3,6 Miliar

- Editor

Selasa, 1 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi konsol game. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi konsol game. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Sony berencana mengakuisisi studio di balik hit sci-fi MMO Destiny, Bungie, senilai USD 3,6 miliar.

Setelah kesepakatan selesai, Bungie akan bergabung dengan Sony Interactive Entertainment (SIE), yang meliputi Insomniac Games, Naughty Dog, Guerrilla Games, Sucker Punch Productions, Bluepoint Games dan sejumlah studio terkemuka lainnya.

Kemudian Bungie akan mempertahankan kontrol kreatif atas waralabanya dan terus berkembang untuk berbagai platform, bukan hanya PlayStation.

“Permainan kami akan terus menjadi tempat komunitas kami berada, di manapun mereka memilih untuk bermain,” kata CEO Bungie Pete Parsons, dilansir dari Engadget.

Bungie memposisikan pembelian ini sebagai awal dari era baru perusahaan yang fokus pada hiburan multimedia global, bukan hanya game.

Kesepakatan ini menyusul aksi Microsoft yang membeli Activision Blizzard seharga USD 69 miliar pada pertengahan bulan lalu. Aksi inipun menjadi kesepakatan terbesar dalam sejarah industri game.

Dalam beberapa tahun terakhir, Microsoft telah melakukan investasi termasuk mengakuisisi pembuat “Minecraft” Mojang Studios dan Zenimax dalam kesepakatan bernilai miliaran dolar.

Untuk diketahui, kesepakatan akuisisi memberi sejumlah manfaat bagi studio yang dibeli seperti stabilitas keuangan, dukungan produksi dan rencana pemasaran yang luas, meskipun kesepakatan tersebut berpotensi mengikat game mereka ke platform tertentu. []

Baca juga: Sony Berencana Kembangkan Kendaraan Listrik

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Putra Nababan: Citra DPR Tidak Bisa Dibandingkan dengan Lembaga Lain

Berita Terkait

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:52 WIB

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Berita Terbaru

Penyanyi dangdut, Lesti Kejora. (Foto: Istimewa)

Musik

Lesti Kejora Jadi Kolaborator di Konser 30 Tahun UNGU

Jumat, 24 Jul 2026 - 21:52 WIB

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB