Pelopor.id | Produsen baterai asal Korea Selatan, LG Energy Solution (LGES) sukses menggelar penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) dan meraih dana hingga USD 10,7 miliar.
Pada perdagangan awal Kamis (27/01/2022), saham LGES langsung melesat. Sempat diperdagangkan di level 597.000 won, naik 99% dibandingkan harga IPO yang ada di level 300.000 won.
Kini, saham LGES diperdagangkan di level 499.000 won, seperti dikutip dari Bloomberg. Dengan demikian, nilai kapitalisasi pasarnya mencapai 116,8 triliun won, atau sekitar USD 97,2 miliar. Angka itu membuat LG Energy Solution menjadi perusahaan terbesar kedua di Korea Selatan (Korsel), setelah Samsung Electronics Co.
Bahkan, IPO LGES menjadi yang terbesar di Korsel, lantaran nilainya hampir 2,5 kali lipat dari rekor IPO yang sebelumnya dipegang oleh Samsung Life Insurance Co. Dan, menjadi IPO yang terbesar kedua di dunia dalam setahun terakhir, setelah Rivian Automotive Inc.
Setelah IPO, induk usaha LGES yaitu LG Chem Ltd, menguasai kepemilikan 81,8% saham.
Perusahaan yang berbasis di Seoul ini telah berusaha meningkatkan kapasitas produksinya untuk memenuhi permintaan, seiring meningkatnya permintaan baterai mobil listrik secara global.
LG Energy Solution memasok baterai ke sejumlah produsen mobil, seperti Tesla Inc, General Motor Co dan Hyundai Motor Co. []
Baca juga: IPO LG Energy Solution Masuk Tahap Penawaran, Raih USD 80 Miliar












