Pelopor.id | Rencana produsen baterai LG Energy Solution (LGES) melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO), tampaknya berbuah manis.
Hal itu terlihat dari tahap awal, yaitu tahap penawaran IPO yang meraih USD 80 miliar dari investor institusi. Padahal, LGES sendiri menargetkan dana sebesar USD 10,7 miliar dari aksi tersebut. Hal itu diketahui dari dua sumber yang mengetahui langsung tentang kesepakatan tersebut, seperti dikutip dari Reuters.
Nilai bookbuilding itu pun menjadi yang terbesar di Korea Selatan. Tahap ini akan ditutup pada Rabu (12/01/2022) dan harga IPO ditetapkan pada Jumat (14/01/2022).
Dengan angka yang sudah mencapai USD 80 miliar, berarti sudah terjadi kelebihan permintaan sekitar 13 kali dari tawaran untuk institusi. Dalam dokumen IPO, LGES hanya diberikan porsi sebesar USD 6 miliar untuk investor institusi.
LGES adalah anak usaha yang sepenuhnya dimiliki oleh LG Chem Ltd dan memasok baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) ke Tesla dan General Motors.
Aksi IPO dapat mengangkat valuasi LG Energy Solution hingga 70,2 triliun won atau setara USD 58,80 miliar. Ini menjadikan LG Energy Solution sebagai perusahaan publik terbesar ketiga di Korea Selatan, setelah Samsung Electronics Co Ltd dan SK Hynix Inc. []
Baca juga: LG Energy Solution Akan Gelar IPO Terbesar di Korea Selatan












