Jerman Bakal Rekrut 400 Ribu Tenaga Asing Pertahun

- Editor

Sabtu, 22 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelopor.id – Koalisi baru Pemerintah Jerman telah sepakat untuk menarik 400 ribu tenaga kerja ahli dari luar negaranya.

Langkah ini diambil untuk mengatasi ketidak seimbangan demografis dan kekurangan jumlah tenaga kerja di sektor-sektor utama, akibat dampak pandemi Covid-19.

Selain itu, pemerintah Jerman juga sepakat untuk menaikkan upah minimum nasional menjadi 12 euro, guna menarik minat warga asing untuk bekerja di negaranya.

Sebelumnya, Institut Ekonomi Jerman memperkirakan, angkatan kerja di negaranya akan menyusut hingga 300 ribu orang pada tahun ini.

Kondisi tersebut di dorong oleh lebih banyaknya jumlah pekerja yang pensiun di banding mereka-mereka yang akan memasuki pasar tenaga kerja.

Kesenjangan ini diperkirakan akan makin melebar menjadi lebih dari 650.000 pada tahun 2029. Artinya, sampai tahun 2030 Jerman akan kekurangan sekitar 5 juta pekerja.

Bahkan sekalipun ada pandemi jumlah tenaga kerja di Jerman pada tahun 2021, naik menjadi hampir 45 juta orang, karena banyak industri juga yang membuka lowongan kerja baru.

Sebelumnya, memang sudah banyak pengamat yang memperingatkan adanya “bom waktu demografis” untuk sistem jaminan sosial publik di Jerman, kalau jumlah orang yang pensiun makin lama makin banyak, sementara orang yang bekerja menyusut. Sementara sistem sosial dibiayai oleh orang yang bekerja. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Polandia Tuntut Jerman Ganti Rugi Perang Sebesar 1,3 Triliun Euro

Berita Terkait

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual
Ryan Gosling Perankan Karakter Ghost Rider Versi Marvel Cinematic Universe
Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan
Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:41 WIB

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:40 WIB

Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:58 WIB

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:33 WIB

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:00 WIB

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:58 WIB

Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang

Minggu, 28 April 2024 - 13:46 WIB

Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic

Minggu, 4 Juni 2023 - 18:03 WIB

Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal

Berita Terbaru

Logo Organisasi sepak bola negara-negara Eropa UEFA. (Foto: Istimewa)

Internasional

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:41 WIB

Ilustrasi aplikasi JakOne dari Bank Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:27 WIB