Pelopor.id – Koalisi baru Pemerintah Jerman telah sepakat untuk menarik 400 ribu tenaga kerja ahli dari luar negaranya.
Langkah ini diambil untuk mengatasi ketidak seimbangan demografis dan kekurangan jumlah tenaga kerja di sektor-sektor utama, akibat dampak pandemi Covid-19.
Selain itu, pemerintah Jerman juga sepakat untuk menaikkan upah minimum nasional menjadi 12 euro, guna menarik minat warga asing untuk bekerja di negaranya.
Sebelumnya, Institut Ekonomi Jerman memperkirakan, angkatan kerja di negaranya akan menyusut hingga 300 ribu orang pada tahun ini.
Kondisi tersebut di dorong oleh lebih banyaknya jumlah pekerja yang pensiun di banding mereka-mereka yang akan memasuki pasar tenaga kerja.
Kesenjangan ini diperkirakan akan makin melebar menjadi lebih dari 650.000 pada tahun 2029. Artinya, sampai tahun 2030 Jerman akan kekurangan sekitar 5 juta pekerja.
Bahkan sekalipun ada pandemi jumlah tenaga kerja di Jerman pada tahun 2021, naik menjadi hampir 45 juta orang, karena banyak industri juga yang membuka lowongan kerja baru.
Sebelumnya, memang sudah banyak pengamat yang memperingatkan adanya “bom waktu demografis” untuk sistem jaminan sosial publik di Jerman, kalau jumlah orang yang pensiun makin lama makin banyak, sementara orang yang bekerja menyusut. Sementara sistem sosial dibiayai oleh orang yang bekerja. []












