Malaysia Pangkas Masa Karantina Jadi 5 Hari

- Editor

Jumat, 21 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Twin Tower, Kuala Lumpur, Malaysia. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Twin Tower, Kuala Lumpur, Malaysia. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Pemerintah Malaysia memangkas masa karantina untuk para pelaku perjalanan yang masuk atau berkunjung ke negaranya, dari semula 10 hari, menjadi lima hari.

Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin menjelaskan, hal ini hanya diperbolehkan bagi orang yang telah menerima suntikan vaksin booster dan menjalani tes RT-PCR dua hari sebelum perjalanan. Selain itu, mereka juga akan dites RT-PCR kembali pada saat hari kedatangan di Malaysia.

Setelah menjalani masa karantina, para pelaku perjalanan tersebut akan dites kembali pada hari keempat, atau dengan rapid test (RTK) pada hari kelima.

Khairy menambahkan, jika para pelaku perjalanan sudah divaksinasi lengkap, namun belum mendapat vaksin booster, maka harus menjalani masa karantina selama tujuh hari.

Sedangkan, untuk pelaku perjalanan yang baru satu kali menerima vaksin, atau bahkan belum sama sekali divaksin, wajib menjalani karantina selama 10 hari.

“Keputusan itu dibuat berdasarkan data, ilmu pengetahuan dan pengalaman negara-negara lain yang telah mengelola pelaku perjalanan internasional,” ujar Khairy, seperti dikutip dari Straits Times.

Khairy juga menegaskan, semua pelaku perjalanan yang memasuki Malaysia tidak diharuskan memakai gelang pengawasan berwarna merah. Namun, jika mereka yang datang dari negara berisiko telah diizinkan melakukan karantina di rumah, maka akan diwajibkan menggunakan gelang pengawasan digital.

Berbeda dengan Malaysia, mulai 1 Februari 2022, Thailand kembali membebaskan karantina bagi turis asing yang telah divaksinasi, sebagai tanggapan atas melambatnya penyebaran Covid-19.

Sebelumnya, skema “Test & Go” ini sempat ditangguhkan sebulan lalu, akibat penyebaran global Covid-19 varian Omicron dan ketidakpastian tentang efektivitas vaksin terhadap Omicron.[]

Baca juga: Thailand Kembali Bebaskan Karantina bagi Turis yang Sudah Divaksin Covid-19

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Lokasi SIM Keliling di DKI Jakarta Jumat 31 Desember 2021

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB