Sinyal 5G Buat Ratusan Penerbangan AS Dibatalkan

- Editor

Kamis, 20 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kokpit pesawat. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi kokpit pesawat. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Ada sekitar 300 penerbangan dari dan menuju Amerika Serikat (AS) terpaksa dibatalkan per Rabu (19/01/2022) waktu setempat, akibat terdampak sinyal komunikasi 5G. Menurut FlightAware, jumlah itu mewakili 5 persen dari total penerbangan di AS.

Adapun mayoritas penerbangan yang terganggu adalah yang menggunakan pesawat jenis Boeing berbadan lebar, seperti dikutip dari Associated Press. Seperti maskapai Emirates, Korean Air, Cathay Pacific dan Austrian Airlines.

Sedangkan penerbangan dengan pesawat jenis Airbus, seperti maskapai Air France dan Aer Lingus dari Irlandia, tidak terpengaruh sinyal 5G.

Sebelumnya, perusahaan telekomunikasi Verizon dan AT&T telah memasang layanan nirkabel berkecepatan tinggi untuk teknologi 5G baru. Namun, teknologi ini diduga mengganggu teknis penerbangan pesawat, terutama dalam mengukur ketinggian.

Verizon dan AT&T menggunakan segmen spektrum radio yang mirip dengan altimeter radio, perangkat yang mengukur ketinggian pesawat di atas tanah dan membantu pilot mendarat dalam jarak pandang rendah.

Komisi Komunikasi Federal AS bersikukuh penyangga antara frekuensi yang digunakan jaringan 5G tidak menimbulkan risiko bagi penerbangan. Namun, pihak Adminsitrasi Penerbangan Federal AS melihat ada potensi masalah aviasi yang ditimbulkan layanan 5G.

Terkait hal itu, perusahaan telekomunikasi AS akhirnya setuju menunda peluncuran layanan 5G mereka di kawasan yang dekat dengan 80 bandara di AS. []

Baca juga: Negara Lain Sibuk Bikin 5G, Tiongkok Siapkan Jaringan 6G

Facebook Comments Box
Baca Juga :   GoTo Sambut Investor Baru Abu Dhabi Investment Authority

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Berita Terbaru