Pelopor.id – Tiongkok selangkah lebih maju dalam penerapan teknologi. Kali ini, disaat negara sedang berlomba mengadopsi teknologi jaringan 5G, Negeri Tirai Bambu sudah menyusun rencana untuk pengembangan teknologi 6G untuk mendukung ekonomi digitalnya.
Hal ini diketahui setelah kabinet pemerintahan Xi Jinping meluncurkan blue print pengembangan ekonomi digital pada pekan lalu. Peta jalan ini sejalan dengan rencana lima tahunan Tiongkok ke-14 periode 2021-2025.
Tiongkok dalam rancangan cetak biru itu diketahui akan meningkatkan dukungan untuk penelitian dan pengembangan 6G dan secara proaktif mengambil bagian dalam menetapkan standar internasional.
Teknologi 6G sendiri, mewakili generasi berikutnya, teknologi jaringan seluler global untuk menggantikan 5G, yang masih diluncurkan di banyak negara di seluruh dunia.
Negeri Panda, yang memiliki pasar internet dan smartphone terbesar di dunia, juga telah mengerahkan infrastruktur seluler 5G terbesar di industri ini.
Berdasarkan laporan Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional Tiongkok, yang juga dikenal sebagai Badan Intelektual Nasional China yang diterbitkan bulan April 2021, aplikasi paten 6G secara global jumlahnya telah melampaui 38.000.
Dari angka tersebut lebih dari 30% nya adalah pengajuan yang berasal dari Tiongkok.Sehingga negara tersebut menempati peringkat pertama di antara semua negara. []












