Sekjen PBB: Setiap Orang di Dunia Harus Divaksinasi Covid-19

- Editor

Selasa, 18 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bendera Perserikatan Bangsa-bangsa. (Foto: Pelopor.id/Freepik)

Ilustrasi bendera Perserikatan Bangsa-bangsa. (Foto: Pelopor.id/Freepik)

Pelopor.id | Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres menyoroti masih banyaknya ketimpangan dan masalah yang terjadi selama pandemi.

Guterres juga kembali menyerukan pentingnya vaksinasi, agar dunia bisa segera terbebas dari Covid-19.

“Jika kita gagal memvaksinasi setiap orang, kita bisa memunculkan varian baru yang menyebar melintasi perbatasan dan membuat kehidupan sehari-hari dan ekonomi terhenti,” kata Guterres secara virtual dalam forum Davos atau Forum Ekonomi Dunia, Senin (17/01/2022) waktu setempat, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Pada kesempatan ini, ia kembali mengingatkan dan mengajak seluruh komunitas internasional untuk saling bergandengan menghadapi pandemi dengan setara dan adil, terutama dalam distribusi vaksin.

Pada dasarnya, Guterres menyoroti program kerja Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) yang menargetkan bisa memvaksinasi 40 persen populasi dunia pada akhir 2021 dan hingga 70 persen pada pertengahan 2022.

Namun, hingga kini Guterres melihat bahwa target itu masih sulit terealisasi.

“Kita tidak mendekati target ini. Tingkat vaksinasi di negara-negara berpenghasilan tinggi memalukan, tujuh kali lebih tinggi daripada di negara-negara Afrika. Kami membutuhkan kesetaraan vaksin, sekarang,” tegasnya.

Terakhir, Guterres meminta perusahaan farmasi untuk berbagi lisensi, pengetahuan dan teknologi pengembangan vaksin dengan negara-negara berkembang agar pandemi bisa segera berakhir. []

Baca juga: Start-up Thailand Akan Produksi Vaksin Covid-19 dari Daun Tembakau

Facebook Comments Box
Baca Juga :   PM Australia Sindir Keputusan KFC Atasi Masalah Selada

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB