Dua Lansia di Korsel Meninggal Akibat Omicron

0
Dua Lansia Korsel Meninggal Akibat Omicron
Penanganan pasien terinfeksi virus corona di Korea Selatan. (Foto:pelopor.id/Shutterstock)

Pelopor.id – Dua orang lanjut usia (lansia) berumur 90 tahunan di Korea Selatan (Korsel) dilaporkan meninggal akibat infeksi Covid-19 varian Omicron. Ini menjadi dua kasus kematian pertama pasien Omicron di negara tersebut. Menurut Otoritas Kesehatan Gwangju, pemerintah setempat kini masih menyelidiki penyebab pasti kematian kedua pasien lansia itu.

Setelah Omicron terdeteksi, Korsel memang menjadi salah satu negara yang sempat mengalami lonjakan kasus Covid-19. Oleh sebab itu, Korsel akan perpanjang aturan pembatasan. Sebelumnya pada Desember 2021 lalu, Korsel sempat mencetak rekor angka kematian akibat infeksi virus corona, yakni 109 kematian pada 23 Desember. Saat itu, Korsel juga melaporkan 36 kematian yang terjadi saat pasien menunggu ketersediaan ruang ICU.

Kemarin, Minggu (2/1/2022), Korsel mencatat penambahan 3.830 kasus Covid-19. Lebih rendah dibandingkan 22 Desember lalu, yang mana mencapai 7.450 kasus. Tetapi Korsel tetap memutuskan memperpanjang aturan pembatasan jarak sosial selama dua pekan, mulai akhir tahun 2021.

Perdana Menteri Korea Selatan, Kim Boo-kyum menegaskan, perpanjangan ini dilakukan untuk menekan laju penularan varian Omicron di Korsel. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan vaksin booster dan menyediakan lebih banyak tempat tidur di rumah sakit.

“Kita harus memiliki cadangan tempat tidur yang cukup, yang bisa mencakup sekitar 10 ribu kasus per hari, dan kita juga harus mempercepat suntikan booster dan vaksinasi anak-anak,” tuturnya seperti dikutip dari Reuters.

Sementara sampai hari Senin ini (3/1/2022), Kantor berita Yonhap melaporkan, secara keseluruhan Korsel mengonfirmasi total 1.318 kasus varian Omicron. []