3.600 Penerbangan Dibatalkan Akibat Omicron dan Cuaca Buruk

0
3.600 Penerbangan Dibatalkan Akibat Omicron dan Cuaca Buruk
3.600 Penerbangan Dibatalkan Akibat Omicron dan Cuaca Buruk. (Foto:Pelopor.id/ Reauters/Lindsey Wasson)

Pelopor.id – Lebih dari 3.600 penerbangan dibatalkan di seluruh dunia pada hari Minggu, (2/1/2022) dimana lebih dari setengahnya adalah penerbangan di Amerika Serikat (AS). Penyebabnya, akibat cuaca buruk dan lonjakan kasus virus corona yang disebabkan oleh varian baru Omicron.

Menurut penghitungan web pelacakan FlightAware.com, penerbangan yang dibatalkan itu, lebih dari 2.100-nya merupakan penerbangan masuk, berangkat dari atau di dalam Amerika Serikat. Sementara jika termasuk yang ditunda tetapi tidak dibatalkan, maka secara total mencapai lebih dari 6.400 penerbangan.

Situs web FlightAware juga menunjukkan, Maskapai dengan pembatalan paling banyak dialami oleh SkyWest dan SouthWest dengan masing-masing memiliki lebih dari 400 pembatalan.

Sejatinya, liburan Natal dan Tahun Baru biasanya merupakan waktu puncak untuk perjalanan udara, tetapi penyebaran cepat varian Omicron yang sangat menular telah menyebabkan peningkatan tajam dalam infeksi Covid-19, memaksa maskapai penerbangan untuk membatalkan penerbangan lantaran pilot dan kru dikarantina.

Agen transportasi di seluruh Amerika Serikat juga menangguhkan atau mengurangi layanan karena kekurangan staf terkait virus corona. Omicron juga telah membawa rekor jumlah kasus dan mengurangi perayaan Tahun Baru di sebagian besar dunia.

Adapun awak kabin maskapai penerbangan AS, pilot, dan staf pendukung enggan bekerja lembur selama musim perjalanan liburan, meskipun ada tawaran insentif keuangan yang besar.

Menurut beberapa serikat pekerja maskapai penerbangan, banyak pekerja takut tertular Covid-19 dan tidak ingin berurusan dengan penumpang yang sulit diatur. []