Jakarta | Pengiriman durian gelombang pertama yang diekspor melalui udara dari Thailand, telah tiba di Bandara Internasional Nanning Wuxu di Guangxi, Tiongkok, menyusul upaya untuk meningkatkan perdagangan antara kedua negara.
Buah tersebut tiba di bandara dengan penerbangan maskapai Tiongkok, Tianjin Air Cargo, yang mendarat kira-kira dua jam setelah lepas landas dari Bangkok.
“Ini kabar baik bagi petani durian,” kata penasihat Menteri Pertanian dan Koperasi Alongkorn Ponlaboot seperti dilansir dari Bangkok Post.
Pengiriman durian dimungkinkan setelah Tianjin Air Cargo meluncurkan layanan pengiriman yang menghubungkan Nanning, ibu kota Daerah Otonomi Guangxi Zhuang Tiongkok selatan, dan Bangkok.
Alongkorn berharap layanan tersebut dapat meningkatkan ekspor melalui udara antara Tiongkok dan Thailand, khususnya ekspor durian.
Rute itu mengikuti keputusan Administrasi Umum Kepabeanan Republik Rakyat Tiongkok atau General Administration of Customs of the People’s Republic of China (GACC) pada 1 April untuk mengizinkan impor buah-buahan dari luar negeri. GACC kemudian menyetujui Bandara Internasional Nanning Wuxu di provinsi tersebut sebagai pintu gerbang buah-buahan impor dari Thailand.
Durian gelombang pertama ini sengaja dipanen untuk diekspor melalui udara, yang mengurangi risiko kerusakan buah selama transfer. Itu lebih kecil kemungkinannya terjadi selama transportasi darat dan laut.
Kecepatan durian mencapai pasar Tiongkok juga akan membantu memastikan kesegaran durian, yang sangat diminati konsumen Tiongkok.
Saat ini, bandara juga memiliki fasilitas pemeriksaan kualitas untuk makanan akuatik hidup dan beku, yang selanjutnya dapat meningkatkan perdagangan antara Asia Tenggara dan Tiongkok.[]












