Tiongkok Kembali Denda Perusahaan Teknologi, Kini Giliran Weibo

- Editor

Rabu, 15 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi media sosial. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi media sosial. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Regulator internet Tiongkok, The Cyberspace Administration of China (CAC), menjatuhkan denda senilai 3 juta yuan atau sekitar USD 470.000 kepada platform media sosial Tiongkok, Weibo Corp. Hukuman itu diberikan lantaran Weibo dianggap telah menerbitkan informasi ilegal berulang kali.

Menurut CAC, Weibo telah melanggar sejumlah undang-undang, salah satunya adalah undang-undang keamanan dunia maya tentang perlindungan anak di bawah umur.

Weibo yang mengoperasikan platform mirip Twitter ini, telah diperintahkan segera memperbaiki dan menangani orang-orang yang bertanggung jawab secara serius.

Pihak manajemen Weibo pun menyatakan menerima kritikan dari regulator dan telah membentuk kelompok kerja untuk menjalani hukuman tersebut.

Denda tersebut adalah yang terbaru dari serangkaian hukuman yang dijatuhkan regulator Tiongkok pada perusahaan teknologi tahun ini. Aksi tersebut juga muncul di tengah pengawasan yang lebih ketat terhadap internet di Tiongkok.

Upaya pengawasan ketat itu termasuk tindakan keras terhadap “budaya penggemar” online dan melarang perusahaan media sosial mempromosikan selebriti, dengan menyebut mereka sebagai pengaruh buruk bagi kaum muda.

Sebelum Weibo, pada awal bulan ini, CAC juga telah mendenda situs populer peninjau film, Douban, senilai 1,5 juta yuan. Alasannya adalah Douban telah membagikan informasi yang melanggar hukum. []

Baca juga: China Denda Perusahaan Teknologi Hingga Miliaran Rupiah

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Evergrande Group Janji Siapkan 39.000 Properti Bulan Ini

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB