Ford Motor Targetkan Produksi 200.000 Mustang Listrik

- Editor

Minggu, 12 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi salah satu produk SUV Ford. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Ilustrasi salah satu produk SUV Ford. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Pelopor.id | Perusahaan otomotif asal Amerika Serikat, Ford Motor Co, menargetkan produksi SUV All-electric Mustang Mach-E bisa berlipat ganda, menjadi lebih dari 200.000 unit per tahun pada 2023 mendatang. Target itu ditetapkan untuk pasar Amerika Utara dan Eropa.

Mengutip Reuters, Chief Executive Officer (CEO) Ford Jim Farley mengatakan bahwa sangat sulit untuk Mustang Mach-E dengan cepat untuk memenuhi permintaan yang tinggi. Meski begitu, Farley menyatakan timnya akan tetap mencobanya.

Sebelumnya pada akhir pekan lalu, Automotive News juga melaporkan bahwa Ford telah menunda produksi versi listrik crossover Explorer dan Lincoln Aviator untuk jangka waktu selama satu setengah tahun. Strategi itu ditempuh untuk meningkatkan produksi SUV Mustang Mach-E.

Ford juga mengatakan kepada pihak pemasoknya bahwa jadwal produksi EV baru ini akan dimulai pada Desember 2024.

Seperti diketahui, saat ini Ford sedang meningkatkan daya saingnya terhadap kompetitornya, seperti General Motors Co dan produsen mobil Eropa Stellantis. Tidak hanya itu, Ford juga mengejar ketertinggalannya dari Tesla dan Volkswagen di pasar kendaraan listrik global.

Sebagai informasi, dalam dua tahun mendatang, Ford juga menargetkan kapasitas produksi electric vehicle bisa mencapai sekitar 600.000 per tahun. Angka itu termasuk produksi pickup Lightning dan van E-Transit, berdasarkan informasi dari seorang eksekutif Ford.

Chief Operating Officer (COO) North America Ford Motor Lisa Drake menyebutkan bahwa pihaknya merasa optimis lantaran mendapatkan kenaikan permintaan dari pickup F-150 Lightning, dengan pemesanan ritel hampir mencapai 200.000 unit. []

Baca juga: Ford Motor Anggarkan USD 900 Juta Untuk Pabriknya di Thailand

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Corona Ngamuk di Eropa, Belanda Catat 23 Ribu Kasus Sehari

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Senin, 13 April 2026 - 01:01 WIB

LMKN Jelaskan Polemik Royalti Dangdut, ARDI Tolak Distribusi Rp25 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 16:57 WIB

Buitenstage Vol. 5 Satukan Brokenscene, Joanna Andrea, dan RANGR

Selasa, 7 April 2026 - 16:10 WIB

Julyandra Aip DPO dan Kisi Bawa Nuansa Kontemplatif di Kurasi Musik Tebet

Selasa, 7 April 2026 - 15:42 WIB

Pugar Restu Julian Sajikan Lirik Frontal di Single Depresi Kelas Menengah

Selasa, 7 April 2026 - 15:01 WIB

Kukudabukon Luncurkan Single Menerka Sampai Mati Sebelum Album Penuh

Sabtu, 4 April 2026 - 17:44 WIB

Grup Band Cockpit+ Lahir, Siap Lanjutkan Tradisi Rock Genesis di Indonesia

Sabtu, 4 April 2026 - 00:38 WIB

Ramzy Has Luncurkan Single Sehari Demi Sehari

Berita Terbaru