Pelopor.id | Perusahaan otomotif asal Amerika Serikat, Ford Motor Co, akan memodernisasi pabriknya di Thailand yang mendukung produksi pickup Ranger dan SUV Everest.
Untuk mewujudkannya, Ford mengalokasikan dana senilai USD 900 juta dan akan menjadi investasi tunggal terbesar perusahaan di Thailand.
Mengutip dari Reuters, pihak Ford menyebutkan bahwa investasi itu akan dilakukan melalui pabriknya sendiri dan AutoAlliance Thailand, perusahaan patungan dengan Mazda Corporation Jepang.
Rencananya, sekitar USD 400 juta dari investasi tersebut juga akan digunakan untuk jaringan rantai pasokannya.
Ekspansi itu diproyeksi akan menambah sekitar 1.250 pekerjaan baru di pabrik Ford. Hal ini membuktikan bahwa Ford tidak menyerah meskipun tahun lalu sempat mengalami penurunan penjualan di Thailand.
Tahun lalu, Managing Director Ford Thailand Wichit Wongwatthanakan mengatakan bahwa penurunan adalah fenomena umum yang juga dialami pabrikan lain, akibat pandemi yang memengaruhi perekonomian domestik Thailand dan menurunkan daya beli masyarakat. Wichit sendiri melihat kondisi bisnis otomotif Thailand sudah mulai membaik, seperti dikutip dari Bangkok Post.
Hingga saat ini, Thailand sendiri telah menjadi pusat perakitan dan ekspor mobil terbesar keempat di Asia. Beberapa produsen mobil terbesar di dunia seperti Toyota dan Honda pun telah memiliki fasilitas perakitan di Thailand.
Industri itu menyumbang sekitar 10 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan pekerjaan manufaktur Thailand. []
- Baca juga: Nissan Siapkan Dana US$ 17,5 Miliar untuk Percepat Produksi Mobil Listrik
- Baca juga: Volvo Bersiap IPO untuk Danai Proyek Mobil Listrik
- Baca juga: Foxconn Akuisisi Pabrik Perakitan Kendaraan Listrik Lordstown Motors












