Tiongkok Kecam AS atas Boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing

- Editor

Rabu, 8 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Olimpiade Musim Dingin. (Foto:Pelopor.id/Ist)

Ilustrasi Olimpiade Musim Dingin. (Foto:Pelopor.id/Ist)

Pelopor.id – Pemerintah Tiongkok pada Selasa (7/12/2021) menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) akan mendapat ganjaran atas upaya boikot diplomatiknya terhadap Olimpiade Musim Dingin di Beijing. Kecaman tersebut disampaikan beberapa pekan usai menggelar pembicaraan yang bertujuan meredakan ketegangan hubungan antara kedua negara.

“Tiongkok menentang boikot dan akan mengambil tindakan balasan yang tegas. Amerika Serikat bakal membayar harga atas tindakan kelirunya. Mari kita semua menunggu dan melihat,” tutur juru bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian dalam jumpa pers rutin di Beijing kemarin dikutip dari Reuters.

Amerika Serikat sendiri, akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2028 di Los Angeles dan sedang mempersiapkan penawaran untuk menjadi tuan rumah ajang Olimpiade Musim Dingin 2030 di Salt Lake City.

Zhao menegaskan, boikot AS telah merusak fondasi dan suasana pertukaran olahraga serta kerja sama di Olimpiade diibaratkan mengangkat batu untuk menghancurkan kakinya sendiri. Ia pun meminta AS untuk menjauhkan politik dari kegiatan olahraga, dan langkah boikot itu bertentangan dengan prinsip-prinsip Olimpiade. Kalangan media dan cendekiawan Tiongkok pun turut mengkritik tindakan boikot AS.

“Ini kebodohan dan kekonyolan Amerika Serikat melakukan ini,” tegas profesor di Universitas Renmin di Beijing, Wang Wen.

Baca juga :

Di sisi lain pemerintahan Biden menegaskan alasan boikot AS, lantaran tindakan genosida terhadap minoritas Muslim di wilayah Xinjiang di barat jauh Tiongkok. Namun Tiongkok menyangkal adanya pelanggaran atas semua hak asasi.

“Perwakilan diplomatik atau resmi AS akan memperlakukan permainan ini sebagai hal biasa dalam menghadapi pelanggaran hak asasi manusia yang mengerikan dan kekejaman RRT di Xinjiang, dan kami tidak bisa melakukan itu,” jelas Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki pada Senin.

Baca Juga :   Tiongkok Kunci Kota Liburan Sanya untuk Hentikan Wabah Covid

Meski demikian, para atlet AS bebas bepergian ke Negeri Tirai Bambu untuk bertanding dan menurut Psaki, para atlet di tim AS mendapat dukungan penuh.

“Kami akan mendukung mereka 100%, seperti kami mendukung mereka dari rumah,” tandasnya. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru