Pelopor.id – Pemerintah Tiongkok pada Selasa (7/12/2021) menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) akan mendapat ganjaran atas upaya boikot diplomatiknya terhadap Olimpiade Musim Dingin di Beijing. Kecaman tersebut disampaikan beberapa pekan usai menggelar pembicaraan yang bertujuan meredakan ketegangan hubungan antara kedua negara.
“Tiongkok menentang boikot dan akan mengambil tindakan balasan yang tegas. Amerika Serikat bakal membayar harga atas tindakan kelirunya. Mari kita semua menunggu dan melihat,” tutur juru bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian dalam jumpa pers rutin di Beijing kemarin dikutip dari Reuters.
Amerika Serikat sendiri, akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2028 di Los Angeles dan sedang mempersiapkan penawaran untuk menjadi tuan rumah ajang Olimpiade Musim Dingin 2030 di Salt Lake City.
Zhao menegaskan, boikot AS telah merusak fondasi dan suasana pertukaran olahraga serta kerja sama di Olimpiade diibaratkan mengangkat batu untuk menghancurkan kakinya sendiri. Ia pun meminta AS untuk menjauhkan politik dari kegiatan olahraga, dan langkah boikot itu bertentangan dengan prinsip-prinsip Olimpiade. Kalangan media dan cendekiawan Tiongkok pun turut mengkritik tindakan boikot AS.
“Ini kebodohan dan kekonyolan Amerika Serikat melakukan ini,” tegas profesor di Universitas Renmin di Beijing, Wang Wen.
Baca juga :
Di sisi lain pemerintahan Biden menegaskan alasan boikot AS, lantaran tindakan genosida terhadap minoritas Muslim di wilayah Xinjiang di barat jauh Tiongkok. Namun Tiongkok menyangkal adanya pelanggaran atas semua hak asasi.
“Perwakilan diplomatik atau resmi AS akan memperlakukan permainan ini sebagai hal biasa dalam menghadapi pelanggaran hak asasi manusia yang mengerikan dan kekejaman RRT di Xinjiang, dan kami tidak bisa melakukan itu,” jelas Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki pada Senin.
Meski demikian, para atlet AS bebas bepergian ke Negeri Tirai Bambu untuk bertanding dan menurut Psaki, para atlet di tim AS mendapat dukungan penuh.
“Kami akan mendukung mereka 100%, seperti kami mendukung mereka dari rumah,” tandasnya. []












