PMI Manufaktur Indonesia Lampaui Tiongkok dan Korsel

- Editor

Kamis, 2 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMI Manufaktur Indonesia Lampaui Tiongkok dan Korsel. (Foto: Pelopor/Setkab)

PMI Manufaktur Indonesia Lampaui Tiongkok dan Korsel. (Foto: Pelopor/Setkab)

Pelopor.id | Sektor industri manufaktur Indonesia masih berada dalam tahap ekspansi selama tiga bulan terakhir. Hal itu salah satunya terlihat dari laporan IHS Markit yang menunjukkan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada bulan November berada pada posisi 53,9.

PMI Manufaktur Indonesia itu pun melampaui Korea Selatan (50,9) dan Tiongkok (49,9) serta PMI Manufaktur ASEAN yang berada di level 52,3.

Beberapa indikator yang menunjukkan kinerja sektor industri nasional masih gemilang, antara lain capaian nilai ekspor. Sepanjang Januari-Oktober 2021, industri pengolahan mencetak ekspor senilai USD 143,76  miliar, atau meningkat 35,53 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Angka itu juga menjadikan industri pengolahan sebagai kontributor terbesar, yaitu hingga 77,16 persen, dari total nilai ekspor nasional selama sepuluh bulan pertama tahun ini yang mencapai USD 186,32 miliar.

“Kami sangat bersyukur dan memberikan apresiasi atas capaian ini, karena pelaku industri kita masih tetap semangat menjalankan usahanya seiring dengan upaya pemerintah mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, seperti dikutip dari laman Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kamis (02/12/2021).

Agus yakin sepanjang tahun 2021 industri akan tumbuh sebesar 4-5 persen, jika tidak ada gejolak kasus atau gelombang susulan dari dampak pandemi Covid-19. “Pemerintah bertekad untuk terus menjaga iklim usaha yang kondusif. Investasi dan produktivitas sektor industri tetap dijaga dengan baik agar bisa terus berjalan,” ujarnya. []

Baca juga: Kemenperin Bangun Pusat Industri Digital Indonesia 4.0

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Alasan MUI Haramkan Vaksin Covid-19 CanSino Asal China

Berita Terkait

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan
Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi
Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta
Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Senin, 6 Juli 2026 - 02:36 WIB

Daftar Harga Tiket Konser Kahitna 40 Tahun Jakarta 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 00:11 WIB

Daftar Harga Tiket Konser UNGU di Senayan Resmi Diumumkan

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:22 WIB

Kahitna Rayakan 40 Tahun Lewat Konser Nostalgia di PIK 2

Berita Terbaru