Profil Politikus Senior Max Sopacua, Meninggal Akibat Penyakit Paru

- Editor

Rabu, 17 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politikus senior Max Sopacua meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, pada Rabu (17/11/2021). (Foto: Pelopor/Antara)

Politikus senior Max Sopacua meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, pada Rabu (17/11/2021). (Foto: Pelopor/Antara)

Pelopor.id | Politikus senior Max Sopacua meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, pada Rabu (17/11/2021). Salah satu tokoh yang membesarkan Partai Demokrat ini meninggal akibat sakit paru-paru.

Pria bernama lengkap H. Zulkifli bin Adam ini lahir di Ambon, pada 2 Maret 1946. Ia menikah dengan Tuti Irwatie dan dikaruniai tiga orang anak. Max menempuh pendidikan SD hingga SMA di Ambon, kemudian menjalani pendidikan tinggi di STIE Gotong Royong Jakarta.

Sebelum memasuki dunia politik, ia mengawali karirnya sebagai penyiar berita. Max pernah bekerja sebagai penyiar berita olahraga sekaligus menjadi produser di TVRI dari 1985-2002. Beberapa program olahraga yang ia produseri adalah program Olimpiade Seoul 1988, Olimpiade Atlanta 1996, Piala Dunia FIFA 1998, SEA Games 1999 dan Olimpiade Sydney 2000.

Profesinya sebagai penyiar berita olahraga turut membuatnya aktif di organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pada 1990-2001.

Setelah itu, Max Sopacua mulai bergabung dengan Partai Demokrat dan berhasil terpilih sebagai anggota legislatif selama dua periode. Ia mewakili daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat IV pada periode 2004-2009), Jawa Barat V pada periode 2009-2014), dan juga pernah bertugas di Komisi IX dan Komisi I DPR.

Namun, Max tidak terpilih kembali sebagai anggota dewan pada 2014. Meski begitu, ia tetap mendapat posisi di partai sebagai Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat periode 2015-2020.

Ia sempat keluar dari Partai Demokrat dan bergabung dengan Partai Emas pimpinan Hasnaeni. Kemudian pada 2021, Max Sopacua keluar dari Partai Emas dan ikut mempersiapkan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara. []

Baca juga: Profil Moeldoko dan Kronologi Kisruh Partai Demokrat

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Biden: Tak Ada Perbaikan Jangka Pendek untuk Harga Energi

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman
Andi Amran Copot Anak Buah Yang Terima Fee Proyek

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB