Profil Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa

0
Pelantikan Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (17/11/2021). (Foto: Pelopor/Youtube Sekretariat Presiden)

Pelopor.id | Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (17/11/2021). Ia menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun per November 2021. Andika dilantik berdasarkan Keputusan Presiden nomor 106/TNI Tahun 2021.

Berdasarkan aturan di Undang-Undang TNI saat ini, Andika hanya memiliki masa jabatan sekitar 13 bulan. Ia akan memasuki masa pensiun saat berusia 58 tahun pada November 2022.

Dengan dilantiknya Andika Perkasa menjadi Panglima TNI, maka posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) mengalami kekosongan. Presiden Jokowi pun menunjuk Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen Dudung Abdurachman untuk mengisi jabatan tersebut.

Baca juga: DPR Setujui Andika Perkasa Sebagai Panglima TNI

Profil Andika Perkasa

Jenderal Andika Perkasa lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 21 Desember 1964. Ia menyelesaikan pendidikannya di Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1987 dan bergabung dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) setelah lulus dari Akmil. Di Kopassus, Andika mengawali kariernya sebagai komandan peleton.

Dalam buku Biografi Andika Perkasa disebutkan bahwa ia pernah menjalani operasi di Timor Timur pada 1990, Operasi Teritorial di Timor Timur tahun 1992, dan Operasi Bakti TNI di Aceh tahun 1994. Pada tahun 2002, ia juga memimpin penangkapan pimpinan Al Qaeda, Omar Al-Faruq, di Bogor, Jawa Barat.

Selain karier yang melesat, Andika pernah mendapatkan penghargaan Bintang Kartika Eka Paksi Nararya lantaran dianggap mampu menunjukkan kemampuan dan jasa-jasa luar biasa melebihi panggilan kewajiban tanpa merugikan tugas pokok.

Penghargaan lain yang pernah diterimanya adalah Bintang Yudha Dharma Pratama, sebuah tanda kehormatan yang dikeluarkan oleh angkatan bersenjata Kapolri dan TNI secara bersama.

Baca juga: Calon Panglima TNI Andika Perkasa Punya 19 Tanah-Bangunan Hibah Tanpa Akta

Selama kurun waktu 2003-2011, Andika menjalankan pendidikan militer di Washington DC, Amerika Serikat. Kemudian ia memperoleh gelar master di Norwich University, Northfield, Vermont. Setelah itu, Andika pulang ke Indonesia dan kembali menjalankan kariernya di militer.

Pada awal 2013, menantu Hendropriyono ini diangkat menjadi Kolonel. Kemudian pada November 2013, ia ditunjuk sebagai Kepala Dinas Angkatan Darat dan pangkatnya pun naik menjadi Brigadir Jenderal. Sebelas bulan kemudian, tepatnya 23 Oktober 2014, Andika dipromosikan sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden, menggantikan Mayor Jenderal Doni Monardo.

Pada 23 Juli 2018, Andika Perkasa menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), lalu menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sejak 22 November 2018. []