Tiongkok Desak Penjamin Emisi Lebih Rasional Tetapkan Harga IPO

- Editor

Rabu, 27 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi IPO. (Foto: Pelopor.id/ist)

Ilustrasi IPO. (Foto: Pelopor.id/ist)

Jakarta | Regulator Tiongkok mendesak agar penjamin emisi lebih rasional dan masuk akal dalam menetapkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO). Pasalnya, sejak awal tahun ini, sepertiga dari sekitar 100 listing baru telah jatuh pada debut perdagangan mereka.

“Bursa Efek Shanghai mengadakan pertemuan pekan lalu dengan beberapa bank penjamin emisi, meminta mereka untuk menetapkan harga IPO secara hati-hati,” ucap juru bicara bursa yang dikutip dari Reuters.

Selain itu, regulator juga mempertimbangkan untuk menggunakan kinerja saham yang baru dicatatkan untuk membantu penilaian kualitas penjaminan emisi bank. Untuk diketahui, sebagian besar IPO di Tiongkok ditanggung oleh perbankan dan juga sejumlah joint venture dengan bank asing.

Disebutkan bahwa mayoritas listing baru tahun ini yang jatuh di bawah harga IPO adalah saham yang listing di STAR dan ChiNext. Hal itu menunjukkan sentimen investor bearish dan keterampilan harga yang buruk dari penjamin emisi Tiongkok.

Wakil Ketua Pengawas Sekuritas Tiongkok Fang Xinghai pada pekan lalu mengatakan bahwa penjamin emisi Tiongkok perlu meningkatkan keterampilan penetapan harga IPO mereka, dan memperkenalkan persaingan asing akan membantu.

Tiongkok memperkenalkan sistem IPO gaya Amerika Serikat (AS), ketika meluncurkan STAR Market Shanghai yang berfokus pada teknologi tiga tahun lalu. Setelah itu, regulator memperluas reformasi ke dewan start-up Shenzhen ChiNext.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Italia Ku Kan Kembali!!!

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:37 WIB

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:01 WIB

Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:24 WIB

Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 22:17 WIB

Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Senin, 2 Maret 2026 - 00:23 WIB

Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:53 WIB

Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:36 WIB

Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Selasa, 6 Januari 2026 - 02:39 WIB

Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Resmi Luncurkan Kartu Debit Visa

Berita Terbaru