Tak Perlu Karantina, Singapura Sambut WNI yang Sudah Divaksin

- Editor

Selasa, 16 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan Singapura dimalam hari. (Foto: Pelopor/Unsplash)

Pemandangan Singapura dimalam hari. (Foto: Pelopor/Unsplash)

Pelopor.id | Pemerintah Singapura memperluas skema jalur perjalanan yang sudah divaksinasi atau vaccinated travel lane (VTL) mulai 29 November 2021, salah satunya Indonesia. Dengan demikian, turis dari Indonesia atau orang yang berkunjung ke Singapura tidak perlu menjalani karantina.

Pengunjung dari Indonesia ke Singapura cukup menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19 dan hasil negatif tes PCR yang berlaku maksimal 2×24 jam. Saat kedatangan, pengunjung juga wajib menjalankan tes PCR lagi, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (16/11/2021).

Baca juga: Singapura Izinkan Wisatawan dari 11 Negara Masuk Tanpa Karantina

Meski begitu, Menteri Perhubungan Singapura S. Iswaran mengatakan, untuk saat ini perjanjian VTL dengan Indonesia akan menjadi jalur perjalanan vaksinasi satu arah, lantaran Indonesia masih tertutup untuk perjalanan umum.

“Sejak 14 Oktober, Indonesia secara sepihak membuka kembali perbatasannya untuk mengizinkan pengunjung dari 19 negara. Kami berharap Indonesia juga segera membuka kembali perbatasannya untuk pelancong dari Singapura,” kata Iswaran.

Sebagai permulaan, akan ada dua layanan harian antara Singapura dan Jakarta, dan menurut Iswaran, akan ditingkatkan secara bertahap menjadi empat layanan.

Baca juga: Varian Delta Plus Mulai Masuk Malaysia dan Singapura

Selain Indonesia, Kementerian Kesehatan Singapura juga akan membuka VTL dengan India, Malaysia, Finlandia dan Swedia mulai 29 November 2021. Sedangkan dengan Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) dibuka mulai 6 Desember 2021.

Sebelumnya, Singapura sudah melakukan VTL dengan sejumlah negara, seperti Australia, Brunei, Kanada, Denmark Perancis, Jerman, Italia, Belanda, Spanyol, Korea, Swiss, Inggris dan Amerika Serikat. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Biden Incar Konglomerat AS, Usulkan Pajak Minimum 20%

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:00 WIB

Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7

Rabu, 5 November 2025 - 23:33 WIB

Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 17:19 WIB

WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Sabtu, 27 September 2025 - 17:32 WIB

Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal

Jumat, 5 September 2025 - 16:06 WIB

Perkuat Keamanan Digital Lewat SATSPAM, Indosat IM3 Hadir di Pestapora 2025

Selasa, 2 September 2025 - 18:58 WIB

Honest Card Tawarkan Inovasi Fintech untuk Kredit Aman dan Bertanggung Jawab

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:07 WIB

Spam dan Scam Meningkat, Provider Tri Indonesia Perkuat Perlindungan Digital Pelanggan

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Indosat IM3 Hadirkan SATSPAM, Fitur Keamanan Digital Tanpa Ribet

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB