Pelopor.id – CoinGecko, yang melacak harga lebih dari 10.000 jenis mata uang kripto pada Senin (8/11/2021), melaporkan bahwa pasar mata uang kripto dunia mencapai valuasi lebih dari US$ 3 triliun untuk pertama kalinya, lantaran semakin banyaknya investor mainstream yang bergabung.
Sementara Analis SwissQuote, Ipek Ozkardeskaya menyebut, pasar kripto tumbuh dengan kecepatan yang luar biasa. Dimana sebagian dari itu menurutnya adalah spekulasi dan sebagian lagi nyata. Kripto menuju keuangan tradisional dan semua orang ikut bergabung.
Sementara Bitcoin, yang merupakan uang kripto terbesar di dunia, mencapai rekor tertinggi US$ 66.000 bulan lalu setelah mengambil langkah lain menuju status arus utama. Nilainya melonjak ke harga $66.250, beringsut kembali ke rekor tertinggi di atas $66.900.
Baca juga :
- Dukung Uang Kripto, Wali Kota New York Ingin Gaji Bitcoin
- Pengguna Twitter Bisa Kasih Tip dalam Bentuk Bitcoin
- Pemegang Kartu Kredit Paypal Venmo Otomatis Bisa Beli Bitcoin dkk
Angka tersebut mendekati puncak sepanjang masa Ethereum, mata uang kripto terbesar kedua berdasarkan nilai pasar. Nilai Ethereum juga melonjak lebih dari 4% dalam 24 jam mencapai rekor tertinggi US$ 4.768 pada hari yang sama.
Ether sendiri adalah kripto dari blockchain Ethereum. Di pasar kripto, istilah ether dan ethereum sering dipertukarkan ketika mengacu pada mata uang tersebut. Sementara dana yang diperdagangkan di bursa berjangka bitcoin, sejenis instrumen keuangan, diluncurkan di Bursa Efek New York (NYSE) pada Oktober 2021. []












