Pemerintah Beli 1 Juta Molnupiravir untuk Antisipasi Gelombang ke-3 Covid-19

0
Molnupiravir
Obat covid-19 Molnupiravir. (Foto: Pelopor.id/rarrarorro / Shutterstock.com)

Pelopor.id  – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, pemerintah sudah mencapai kesepakatan untuk membeli 600 ribu hingga 1 juta unit obat Covid-19, Molnupiravir, buatan Merck.

“Rencananya kita akan beli dulu sementara 600-1 juta tablet bulan Desember, jadi mempersiapkan diri dulu, kalau terjadi (lonjakan kasus) setidaknya obatnya sudah ada.”

Rencananya, pengiriman tahap pertama obat tersebut, akan tiba di tanah air pada akhir tahun ini. Berdasarkan perhitungan terbaru, harga obat Covid-19 Molnupiravir, sekitar 40 hingga 50 dolar Amerika per-unit. Menurut Budi, harga Molnupiravir tergolong murah lantaran hanya membutuhkan kurang dari Rp1 juta untuk pengobatan satu pasien Covid-19 hingga sembuh.

“Hitungan kami ini $40-50 dolar AS, jadi enggak terlalu mahal. Kemarin saya ke Amerika sudah deal dengan Merck, rencananya kita akan beli dulu sementara 600-1 juta tablet bulan Desember, jadi mempersiapkan diri dulu, kalau terjadi (lonjakan kasus) setidaknya obatnya sudah ada,” tutur Budi dalam Rapat Kerja dengan DPR RI, Senin (8/11/2021).

Pasien Covid-19 berdasarkan uji klinis Molnupiravir oleh Merck, membutuhkan 8 tablet obat Molnupiravir setiap harinya yang dikonsumsi hingga 5 hari. Berarti, seorang pasien Covid-19 membutuhkan kurang lebih 40 tablet Molnupiravir yang dikonsumsi selama 5 hari dengan harga sekitar Rp713 ribu.

Baca juga :

“Molnupiravir itu diberikan pada pasien yang saturasi oksigennya di atas 95. Kalau dia (pasien Covid-19) gak harus ke RS, saturasi oksigen masih di atas 94-95, berdasarkan hasil uji klinis itu 50 persen bisa sembuh tanpa perlu masuk RS,” tegas Budi.

Sementara untuk jangka menengah, Indonesia akan berupaya mendapatkan lisensi melalui Merck. Adapun untuk saat ini pemerintah mengajak sejumlah perusahaan BUMN dan swasta segera mendapatkan hak patennya, agar kedepan Indonesia bisa memproduksi sendiri obat Malnupiravir di tanah air. []