Pelopor.id | CEO Intel Pat Gelsinger memprediksi, pasokan laptop akan terganggu sampai 2023, yang salah satunya dipicu oleh kelangkaan chip secara global. Kelangkaan ini membuat pemasukan Intel menurun 2% pada divisi Client Computing Group, yang membawahi chip desktop dan laptop.
Hal itu terjadi seiring dengan menurunnya penjualan laptop sekitar 5%, yang menurut Intel, terjadi akibat produsen laptop tidak punya komponen yang cukup untuk menghasilkan lebih banyak produk.
“Saat kita mungkin punya CPU, namun mereka tidak punya LCD atau Anda tidak punya WiFi. Data center saat ini paling kesulitan dengan chip power dan beberapa chip jaringan dan ethernet,” ujar Gelsinger dalam sebuah wawancara.
Baca juga: Krisis Chip, Apple Berpotensi Kurangi Produksi iPhone 13
Di sisi lain, bisnis desktop PC justru mengalami pertumbuhan hingga 20%, meski kenaikan ini masih belum cukup untuk mengkompensasi penurunan pada penjualan laptop. Seperti diketahui, penjualan PC selama hampir satu dekade terakhir memang terus menurun, karena banyak konsumen lebih menyukai ringkasnya sebuah laptop.
Penjualan PC mulai tertolong setelah munculnya pandemi pada 2020, yang membuat orang-orang harus bekerja dan sekolah dari rumah.
Secara total, pemasukan Intel naik 5% secara year on year menjadi USD 18,1 miliar. Pencapaian itu salah satunya didukung oleh pertumbuhan yang sangat tinggi pada bisnis data center, internet of things, dan Mobileye, seperti dikutip dari The Verge, Jumat (22/10/2021). []












