Serikat Pekerja Film AS Capai Kesepakatan dengan Aliansi Produser

- Editor

Senin, 18 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi studio film. (Foto: Pelopor/Unsplash)

Ilustrasi studio film. (Foto: Pelopor/Unsplash)

Pelopor.id | International Alliance of Theatrical Stage Employees (IATSE) atau Aliansi Internasional Karyawan Panggung Teater, yaitu serikat pekerja yang mewakili sekitar 60.000 pekerja di balik layar dalam industri film dan televisi, telah mencapai kesepakatan tentatif dengan Alliance of Motion Picture and Television Producers (AMPTP).

AMPTP sendiri beranggotakan produser-produser Hollywood dan sejumlah studio besar, seperti Disney, Netflix, dan Amazon.

“Kami berhadapan dengan beberapa perusahaan hiburan dan teknologi terkaya dan terkuat di dunia, dan kami sekarang telah mencapai kesepakatan,”kata Presiden Serikat Pekerja Matthew Loeb.

Mereka menyetujui kontrak baru yang akan berlaku selama tiga tahun, pada Minggu (17/10/2021) waktu setempat, seperti dikutip dari Bloomberg.

Baca juga: Squid Game Jadi Serial Netflix Paling Popular Sepanjang Masa

Sebelumnya, serikat pekerja IATSE mengancam akan mogok mulai Senin (18/10/2021), jika tidak mencapai kesepakatan baru dengan AMPTP. Jika terjadi, aksi tersebut dikhawatirkan akan menutup produksi film dan televisi di seluruh Amerika Serikat dan menjadi yang terbesar sejak aksi mogok 2007-2008 oleh penulis skenario Hollywood.

IATSE berusaha untuk mengurangi jam kerja dan menaikkan gaji anggotanya yang bekerja di acara untuk platform streaming, lantaran tarif yang terbilang rendah yang ditetapkan 10 tahun lalu ketika video online masih dalam masa pertumbuhan.

Baca juga: Kalahkan Black Widow, Escape From Mogadishu Dinobatkan Sebagai Film Terlaris di Korea Selatan

Selain itu, IATSE juga menuntut peningkatan signifikan dalam kompensasi yang harus dibayar oleh perusahaan media baru.

Sebagai informasi, pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak 2020 telah menyebabkan penundaan dan penumpukan produksi, sehingga kru harus bekerja hingga 14 jam sehari untuk menggenjot program layanan streaming. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   OJK Setuju Restrukturisasi Hutang Apindo Rp 780 Triliun

Berita Terkait

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Berita Terbaru

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB