Sukiman Azmy Pimpin Acara Doa Bersama Tetebatu For The World

0
Sukiman Azmy Pimpin Acara Doa Bersama Tetebatu for the World
Sukiman Azmy Pimpin Acara Doa Bersama Tetebatu for the World. (Foto:Pelopor.id/Ist)

Pelopor.id – Doa bersama untuk kemenangan Tetebatu di ajang Best Tourism Village UNWTO digelar pada Sabtu, 9 Oktober 2021 malam.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Lombok Timur M. Sukiman Azmy, Pengamat sekaligus Ahli Strategi Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi, dan Kepala Dinas Pariwisata Kadispar Prov NTB Yusron Hadi.

Selain itu acara juga dihadiri Badan Pengelola Dewi Tetebatu Mariani Rusli Ogy Sugianto, Tokoh-tokoh masyarakat, Tokoh Agama dan anak-anak yatim Tetebatu.

“Sangat penting bagi kita semua untuk selalu kompak dan bekerjasama bahwa nanti ketika wisatawan datang kita siap menjadi tuan rumah yang baik.”

Seiring doa tersebut, sejumlah upaya juga dilakukan untuk mempromosikan Tetebatu di kancah nasional dan internasional. Salah satu upaya itu adalah melalui penyebaran hastag secara masif #tetebatufortheworld.

Bupati Lombok Timur M. Sukiman Azmy dalam sambutannya di acara tersebut, mengatakan bahwa kita patut bersyukur desa Tetebatu berhasil menjadi wakil Indonesia di ajang Best Tourism Village UNWTO 2021.

“Kita harus siap melayani wisatawan dengan cara yang baik. Jaga kebersihan, tetap senyum, dan selalu memiliki inisiatif kreatif di dalam melihat, memperbaiki kondisi-kondisi yang ada di desa. Sangat penting bagi kita semua untuk selalu kompak dan bekerjasama bahwa nanti ketika wisatawan datang kita siap menjadi tuan rumah yang baik.”

Tak lupa dirinya yang mewakili Gubernur NTB, Pemprov, Pemkab Lombok Timur, BPPD Lombok Timur dan segenap masyarakat NTB, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno yang telah memilih Tetebatu sebagai wakil indonesia dalam ajang ini.

Dalam kesempatan yang sama Taufan Rahmadi menyampaikan bahwa terpilihnya Tetebatu menjadi wakil Indonesia Best Tourism Village UNWTO 2021 sebenarnya adalah sebuah kemenangan.

“Kemenangan pertama arti bahwa Tetebatu telah berhasil menjadi desa terpilih dari sekian banyak desa wisata di Indonesia untuk bisa tampil di ajang Best Tourism Village ini. Hal ini menjadikan Tetebatu menjadi magnet dari destinasi wisata unggulan. Tidak saja di Kabupaten Lombok Timur dan NTB, tetapi juga di Indonesia,” tegasnya.

Menurut Taufan, masalah menang atau kalah di UNWTO adalah bonus karena bagaimanapun dengan terpilihnya Tetebatu di ajang ini telah menaikkan brand equity desa tersebut.

“Membuat calon wisatawan baik lokal maupun nusantara, mengetahui dan melihat dan membuat ingin berkunjung ke Tetebatu,” tandasnya. []