Mengapa Perlu Mengkonsumsi Rumput Laut?

- Editor

Sabtu, 4 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Artati Widiarti. (Foto:Pelopor.id/KKP)

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Artati Widiarti. (Foto:Pelopor.id/KKP)

Pelopor.id | Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak masyarakat untuk mengonsumsi produk pangan berbahan rumput laut agar terhindar dari radikal bebas.

Komoditas yang termasuk superfood dari laut ini, mengandung senyawa bioaktif seperti karotenoid, fenol dan turunannya, sulfat polisakarida dan vitamin. Senyawa-senyawa ini mempunyai fungsi biologis salah satunya sebagai antioksidan.

“Di bidang kesehatan lainnya juga ditemukan bahwa sodium oligomannate dari rumput laut coklat sudah banyak digunakan untuk mengobati penyakit Alzheimer dan di Amerika sudah dalam uji klinis tahap 3.”

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Artati Widiarti menjelaskan, permintaan antioksidan alami kian tumbuh seiring dengan dibatasinya antioksidan sintetis karena beracun.

“Salah satu alternatif sumber antioksidan alami yang berasal dari tanaman adalah rumput laut,” tuturnya saat membuka webinar Tropical Seaweed Innovation Network (TSIN) beberapa waktu lalu di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Artati menyebut pemanfaatan rumput laut sejalan dengan ekonomi berkelanjutan dan ramah lingkungan yang dinyatakan Presiden Joko Widodo pada Sidang Paripurna DPR RI 16 Agustus 2021.

Oleh sebab itu, Artati mendorong para pelaku usaha, khususnya startup untuk melirik peluang ini.

“Kita terus mendorong tumbuh kembangnya usaha baru melalui startup bidang perikanan di Indonesia melalui pemanfaatan sumber daya rumput laut untuk kehidupan masyarakat dan lingkungan,” tandasnya.

Hal senada disampaikan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ratih Pangestuti. Menurutnya, sebuah studi yang mengulas kebiasaan mengonsumsi rumput laut berhubungan dengan angka harapan hidup di sejumlah negara.

Dikutip dari Journal of Applied Phycology tahun 2019, angka harapan hidup perempuan Jepang misalnya mencapai 88,09 tahun atau peringkat 2 dunia.

“Ini jauh dibandingkan dengan Indonesia yang masih di angka 74,64 tahun atau peringkat 122 dunia,” sebut Ratih.

Baca Juga :   Gunnebo Group Diduga Menindas Hak Karyawan di Indonesia

Sementara di dunia farmasi, Ratih menyebut sudah ada studi awal yang menyebut bahwa fucoidan atau sulfated polysaccharides yang ditemukan pada rumput laut coklat efektif untuk menekan pertumbuhan virus cCovid-19.

Di Indonesia sendiri, kandungan fucoidan dapat ditemukan pada rumput laut coklat maupun mikro alga coklat.

“Di bidang kesehatan lainnya juga ditemukan bahwa sodium oligomannate dari rumput laut coklat sudah banyak digunakan untuk mengobati penyakit Alzheimer dan di Amerika sudah dalam uji klinis tahap 3,” kata Ratih.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut pentingnya penerapan ekonomi biru dengan memanfaatkan sumber daya kemaritiman secara berkelanjutan. Menurutnya, penerapan ekonomi biru yang didukung penguatan riset akan baik bagi kemaslahatan umat manusia.

“Blue economy (ekonomi biru) itu untuk kemaslahatan umat manusia. Laut itu kehidupan. Kesehatan laut itu penting, karena jika laut sehat, lingkungan sehat,” tegas Menteri Trenggono. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lomba Desa Wisata Nusantara dan Lomba Literasi Budaya Desa Tahun 2024
Gandeng Damkar Bantaeng, Huadi Group Gelar Latihan Tanggap Darurat
Didukung Huadi Group dan Pemda Bantaeng, Taekwondo Optimis Raih Medali
AHY di WWF 2024: Masyarakat Dunia Harus Atasi Kelangkaan Lahan dan Air
Warga Bantaeng Akui Gerak Cepat Huadi Group dan Kodim 1410 Lewat Program RTLH
Huadi Group Berbagi Berkah Tiap Jumat, Jemaah Masjid: Alhamdulillah
Kata Adang Daradjatun Soal Sindikat Penjualan Narkoba dalam Kemasan Makanan
Bantu Korban Kebakaran di Sinoa, Huadi Group Salurkan Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:19 WIB

Promo Khusus Pelajar dan Mahasiswa, Synchronize Festival 2024 Hadirkan Tiket Student Card

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:55 WIB

We The Fest 2024 Edisi Anniversary Siap Digelar di GBK Jakarta

Rabu, 10 Juli 2024 - 23:12 WIB

Satu-satunya di Asia Tenggara, Neck Deep Bakal Manggung di The Sounds Project 7

Rabu, 10 Juli 2024 - 22:35 WIB

Emma Elliot Manggung Bareng Vagetoz dan Sun Of Monday di Swag Event

Jumat, 5 Juli 2024 - 14:55 WIB

Daniel Rumbekwan, Efek Rumah Kaca, hingga VoB Ikut Lokakarya IKLIM

Kamis, 4 Juli 2024 - 21:14 WIB

Bless The Knights Perkenalkan Single Agathos Saat Tur Sulawesi Selatan

Kamis, 4 Juli 2024 - 13:22 WIB

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Bakal Manggung di Pestapora 2024

Rabu, 3 Juli 2024 - 16:36 WIB

Djakarta Warehouse Project 2024 Bakal Hadir di 13, 14, dan 15 Desember

Berita Terbaru