Sejarah dan Kisah Pendiri Acer Stan Shih

- Editor

Kamis, 5 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendiri Acer Computer dan Pemimpin Acer Group, Stan Shih atau Shi Zhenrong . (Foto:Pelopor.id/Asia Times)

Pendiri Acer Computer dan Pemimpin Acer Group, Stan Shih atau Shi Zhenrong . (Foto:Pelopor.id/Asia Times)

Pelopor.id | Jakarta – Pendiri Acer Computer dan Pemimpin Acer Group, Stan Shih atau Shi Zhenrong  lahir pada 8 Desember 1944. Acer merupakan produsen elektronik terkemuka yang melahirkan beberapa produk seperti, laptop, notebooks, computer, LCD, dan masih banyak lagi.

Shih yang lahir di Changhua, Taiwan berasal dari keluarga miskin akibat pendudukan Jepang saat itu. Dia gemar membantu ibunya juga dikenal sebagai model klasik bagi tokoh-tokoh di Taiwan. Setelah lulus sekolah menengah, Shih masuk ke Universitas Nasional Jiao Tong, Taiwan dengan mendapatkan gelar sarjana dan magisternya di jurusan Teknik Elektro.

Pada tahun 1976, bersama dengan istrinya, Carolyn Yeh, Stan Shih mendirikan perusahaan bernama Multitech yang selanjutnya berganti nama menjadi Acer pada tahun 1987.

Ini Spesifikasi dan Harga Jajaran Laptop Acer Terbaru - Selular.ID

Perusahaan yang dia dirikan bersama pendamping hidupnya ini, kemudian berkembang pesat hingga menjadi salah satu perusahaan computer terkemuka di Taiwan bahkan menjadi salah satu perusahaan computer terbesar di dunia.

Pada tahun 1990an, Stan Shih berhasil menjadikan Acer sebagai salah satu merek top di dunia dalam industri elektronik dan mulai bersaing dengan perusahaan raksasa di Jepang (NEC dan Toshiba), juga pesaing dari belahan dunia bagian Eropa dan Amerika seperti Dell dan Hewlett-Packard (HP).

Kabar mengejutkan datang ketika Acer mulai tumbuh pesat sebagai salah satu perusahaan computer terkenal di dunia, tetapi Stan Shih memilih untuk pensiun pada tahun 2004. Bagi beberapa orang, Stan Shih masih terlalu dini untuk mengundurkan diri dengan cara pensiun pada usia 60 tahun.

Logo acer Stok Foto, Logo acer Gambar Bebas Royalti | Depositphotos®

Adapun dalam budaya China, seorang Tionghoa akan berusaha bekerja sampai kondisinya sudah tidak memungkinkan kembali untuk bekerja. Stan Shih tidak setuju dengan pendapat itu, justru ia memilih pensiun di usia 60 tahun untuk dijadikan panutan.

Baginya, sebuah perusahaan harus didorong dengan hal yang baru, masih segar, dan kuat serta mengikuti perkembangan zaman. Sedangkan kala itu, Acer dinilai masih menganut budaya lama yang kurang agresif terhadap jajaran manajer tingkat menengah keatas.

Baca Juga :   Taiwan Minta AS Jangan Lupakan Kesepakatan Perdagangan Bebas

Kesuksesan Stan Shih dalam hal kepemimpinan, dilakukan demi generasi muda yang akan datang. Dalam perjalanan karirnya sebagai pengusaha asal Taiwan, Stan terkenal sebagai orang yang sangat perhatian terhadap karyawannya. Bahkan ia menganggap para karyawannya seperti keluarga sendiri dan memasukkan mereka kedalam distribusi keuntungan.

Stan Shih dan istrinya, dikenal memiliki kehidupan yang terbilang sederhana berbeda dengan konglomerat keluarga pada umumnya. Gayanya dan sikap yang diterapkan Stan dan keluarga pun tetap memegang gaya klasik khas Taiwan, santai, lurus, kuat, dan lucu.

Acer Group yang dirikan Stan Shih sudah mempekerjakan lebih dari 39.000 orang dari 100 negara. Penghasilan yang di terima pun pada tahun 2002 mencapai $12,9 miliar dollar AS. Acer Group berkantor pusat di Kota Sijhih, Kabupaten Taipei, Taiwan. Pemasaran produk Acer akhir-akhir ini telah menurun di Amerika Serikat tetapi berbanding terbalik dengan di wilayah Eropa yang terus meningkat.

Kesuksesannya yang diraih diwilayah Eropa berkat sponsor dari tim Formula 1 Ferrari dan mantan tim F1, Prost Grand Prix. Selain itu, Acer kini juga menjadi yang paling banyak menjual peooduk-produk elektroniknya di dunia seperti PC, Notebook, Laptop.

Beberapa penghargaan juga berhasil diraih oleh pendiri Acer Group tersebut. Berikut 5 penghargaan milik Stan Shih :

1. Asia’s top 25 Digital Elite oleh Asia’s Week edisi tahun 2000
2. Business Hall Of Fame Asia Week tahun 1997
3. International Business Executive tahun 1999 oleh Academy of International Business
4. Termasuk dalam daftar 25 Top Manager of the year oleh Business Week tahun 1995
5. Salah satu dari Ten of the most outstanding persons in Taiwan.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sambut Idul fitri, Jusuf Hamka Bagikan 300 Pasang Sepatu Pakalolo Secara Gratis
STEM Academy, Program Pengembangan SDM Ala Harbour Energy
Jadi Tenant IT’S HIS/HER DAY 2024 Bisa Dapat Diskon Khusus
Perpaduan Investasi Emas dan Karya Seni, Treasury Art Prize! Spot Menarik di Art Jakarta 2023
Biografi Pendiri Bank BCA, Sudono Salim
Pemerintah Libatkan Swasta Bangun 2,5 Juta Jaringan Gas Rumah Tangga Tahun Depan
Paradise Indonesia Jalin Kerja Sama Strategis dengan Club Med
Libur Idul Adha Pelayanan BUMN Terus Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 22:50 WIB

Peggy Gou hingga The Adams Masuk Line Up Resmi We The Fest 2024

Kamis, 18 April 2024 - 21:46 WIB

BermusikGitar Gagas Kompetisi Gitar Bertajuk Strings of Glory 2024

Kamis, 4 April 2024 - 19:17 WIB

Politikus Boy Warongan Rilis Single Juang Angan Ciptaan Ade Paloh

Jumat, 29 Maret 2024 - 01:47 WIB

Smash hingga Agnez Mo Bakal Tampil di SOORA Music Festival 2024

Selasa, 19 Maret 2024 - 22:09 WIB

Vokalis Grup Band SORE, Ade Paloh Meninggal Dunia

Jumat, 15 Maret 2024 - 13:22 WIB

Promotor Color Asia Live Boyong Alan Walker Konser di Indonesia

Kamis, 14 Maret 2024 - 04:11 WIB

Terinspirasi Pengalaman Nonton Festival Musik, Vania Abby Lepas Single LouD!

Kamis, 14 Maret 2024 - 01:38 WIB

Gandeng Mustafa DEBU, Indomusik Team Rilis Single Religi Bertajuk IMA

Berita Terbaru