Mengenal Bapak Madrasah Indonesia, Ahmad Umar

- Editor

Kamis, 5 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr Ahmad Umar MA, Bapak Madrasah Indonesia. (Foto: Pelopor.id/Gramedia)

Dr Ahmad Umar MA, Bapak Madrasah Indonesia. (Foto: Pelopor.id/Gramedia)

Pelopor.id | Jakarta – Dr Ahmad Umar MA diberi gelar sebagai Bapak Madrasah Indonesia atas Inovasi-inovasinya dalam melahirkan Madrasah rasa ‘baru’ yang lebih modern dan melek teknologi.

Inovasi ini, dilahirkan Umar saat dirinya menjabat sebagai Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah di Kementerian Agama RI selama 4 tahun atau sebelum ia telah dilantik sebagai Direktur Pusat Pembinaan dan Pengawasan Jaminan Produk Halal.

”Kecintaan saya kepada madrasah bukan karena saya sebagai Direktur KSKK, tapi puncak kebahagiaan saya adalah ketika di situ saya bisa banyak berbuat untuk kemaslahatan, dari kurikulum kebijakan, kebijakan dalam kesiswaan, tatakelola madrasah, termasuk sarana dan prasarana madrasah saya kelola.”

Sebagai pemimpin, ia dinilai telah mencapai apa yang dicita-citakannya, yakni membangun kemajuan Madrasah di seluruh tanah Indonesia. Oleh sebab itu, tepat bila ia diberi gelar bapak Madrasah Indonesia. Sebab, melihat Pak Umar, serasa menemukan madrasah Indonesia.

Ahmad Umar, lahir di Grobogan, Jawa Tengah pada 9 Januari 1964. Ia mengenyam pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga menengahnya di madrasah, mulai dari MI Miftahul Islam Grobogan, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama di Demak, Jawa Tengah.

Melihat Bapak Umar, Menemukan Madrasah Indonesia

Bapak Umar, kemudian melanjutkan pendidikannya ke Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang pada tahun 1990. Lalu Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tahun 1993, dan Doktoral UIN Sunan Kalijaga di tahun 2009.

”Jadi kecintaan saya kepada madrasah bukan karena saya sebagai Direktur KSKK, tapi puncak kebahagiaan saya adalah ketika di situ saya bisa banyak berbuat untuk kemaslahatan, dari kurikulum kebijakan, kebijakan dalam kesiswaan, tatakelola madrasah, termasuk sarana dan prasarana madrasah saya kelola,” ungkapnya baru-baru ini.

Lewat KSKK yang dipimpinnya dengan bermotto “Madrasah Hebat Bermartabat”, Pak Umar berupaya mewujudkan “Madrasah Berkelas Dunia” baik dari aspek pengelolaan maupun prestasi siswanya.

Bapak Madrasah
Buku Bapak Madrasah Indonesia: Testimoni Atas Kinerja Dr. H. A. Umar, M.A (2021). (Foto:pelopor.id/Gramedia)

Percobaan yang dijajakan Umar dengan KSKK-nya direkam dalam buku Bapak Madrasah Indonesia: Testimoni Atas Kinerja Dr. H. A. Umar, M.A (2021).

Dalam buku tersebut ia tuangkan, semua tawaran konsep dan program Sekolah Madrasah menghasilkan “wujud” baru. Potensi dilihat dari dalam, hingga akhirnya melahirkan generasi hebat bermartabat. Berkarakter Islami dan berjiwa NKRI.

Baca Juga :   Beralih ke Digital, Kemenag Hentikan Penerbitan Kartu Nikah Fisik

Di bawah arahan Bapak Umar, semua sekolah dan kepala sekolah di Indonesia dapat merasakan dampak baiknya. Ia pun menjadi sosok atau sang inovator, inspirator, dan motivator dari gerakan sekolah madrasah bermartabat berkelas dunia.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Pendidikan Madrasah (@pendidikanmadrasah)

Umar Sang inovator, lewat inovasi-inovasinya seperti Program Kompetisi Kesiswaan, Syiar Anak Negeri, MYRES, KSMO, Vlog Competition Madarasah, dan Akademi Madrasah Digital, memberikan gebrakan agar Madrasah terus beradaptasi terhadap kebiasaan baru pandemi Covid-19.

Program Indonesia Pintar (PIP) bagi peserta didik miskin berprestasi dan pembelajaran berbasis e-learning madrasah, sangat memberi kesan berarti. Sebab, saat beberapa lembaga pendidikan mencari formula pembelajaran di masa pandemi, madrasah justru telah siap lebih dulu dengan aplikasi e-learning madrasah yang sampai saat ini manfaatnya sangat terasa.

Lewat kesederhanaan dan jiwa abdinya tak jemu mengajarkan atau menceritakan pengalaman dan gagasannya tiap melayat ke sekolah-sekolah madrasah di Indonesia. Dedikasinya tak henti menginspirasi untuk kemajuan madrasah.

Dr H Ahmad Umar MA (SM/Surya Yuli P)

Ia juga sangat berperan aktif dalam meningkatkan madrasah-madrasah di akar rumput. Arahan-arahan beliau, dinilai bagi banyak orang sebagai obat penyemangat dan motivasi untuk terus berjuang membangun madrasah agar anak didik tumbuh secara cerdas dan berakal budi.

Tak hanya gagasan saja, sosok Bapak Umar merupakan sosok yang tangguh dan gigih untuk mendaratkan apa arti kelola dan menata sebuah lembaga madrasah. Baginya, gagasan dan paradigma pendidikan menjadi satu kesatuan tak terpisahkan.

Ia menjadi poros strategi mentransfer ilmu pengetahuan, namun pengetahuan yang ditransfer itu harus menjadi unsur dalam pembentukan kepribadian siswa atau peserta didik dan masyarakat.

Menurutnya, keilmuan madrasah bukan saja menyajikan produk ilmu pengetahuan, melainkan bagaimana ilmu pengetahuan dan akhlak itu diproduksi, baik lewat sikap kreatif, inovatif, kritis, dan kemampuan heuritis yang imajinatif.

Dengan pendaratan kebijakan dan program di atas, terbuktilah beberapa sekolah madrasah memenangkan lomba nasional dan internasional dan mencetak generasi hebat bermartabat. Terima Kasih Pak Umar. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ribuan Orang Antusias Ikuti Undian Ancol Points di Panggung Sunset Sound
Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi
Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2
Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars
Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:41 WIB

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:40 WIB

Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:58 WIB

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:33 WIB

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:00 WIB

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:58 WIB

Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang

Minggu, 28 April 2024 - 13:46 WIB

Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic

Minggu, 4 Juni 2023 - 18:03 WIB

Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal

Berita Terbaru

Logo Organisasi sepak bola negara-negara Eropa UEFA. (Foto: Istimewa)

Internasional

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:41 WIB

Ilustrasi aplikasi JakOne dari Bank Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:27 WIB