Pentingnya Merotasi Ban Mobil Agar Keausan Merata

- Editor

Kamis, 5 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Merotasi Ban Mobil. (Foto: pelopor.id/suzuki.co.id)

Ilustrasi - Merotasi Ban Mobil. (Foto: pelopor.id/suzuki.co.id)

Pelopor.id | Jakarta – Merotasi ban mobil dari depan ke belakang banyak manfaatnya. Salah satunya agar keausan telapak ban mobil terbentuk secara merata. Menjaga kondisi ban akan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara. Poin penting demikian yang harus menjadi perhatian pemilik mobil.

“Rotasi ban supaya keausan telapak ban menjadi merata. Jika tidak dirotasi, ban depan yang kerjanya lebih berat akan cepat habis karena sering dibuat belok,” kata Manager Operasional Carfix Indonesia Gunawan di Jakarta Selatan, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 5 Agustus 2021.

Gunawan menjelaskan selain menopang bobot kendaraan, ban depan mobil juga bekerja lebih keras karena berhubungan dengan gerak kemudi. Hal itu membuat ban depan lebih cepat habis ketimbang ban belakang.

Dia mengatakan ban depan mobil yang digunakan dalam periode tertentu umumnya terlihat lebih tipis pada bagian sisi terluar sehingga bisa dirotasi dengan ban belakang yang lebih tebal.

Gunawan mengatakan, rotasi ban bisa dilakukan setiap 10.000 kilometer, atau setiap melakukan perawatan spooring dan balancing.

Apabila rotasi ban dilakukan dengan benar, maka umur ban akan habis secara bersamaan yang memudahkan proses pergantian, yakni sekali kerja untuk empat ban.

“Kalau bisa usia ban, empat buah, harus rata. Setelah habis, ban bisa diganti semua bersamaan sehingga tidak ada yang tebal sebelah,” katanya.

Gunawan menuturkan ada beberapa cara rotasi ban, pertama adalah secara horisontal yakni ban depan kanan ditukar dengan ban belakang kanan. Bisa juga secara diagonal yakni ban depan kanan ditukar dengan belakang kiri, begitu juga sebaliknya.

Dia menjelaskan, perawatan kaki-kaki mobil melalui spooring dan balancing juga mesti dilakukan setidaknya setiap 10.000 kilometer.

Spooring juga penting, supaya ban habisnya rata, tidak habis bagian samping doang. Jika posisi ban tidak lurus, dan beda satu derajat umur ban bisa berkurang tujuh persen,” ujar Gunawan.[]

Baca Juga :   Aston Martin dan Aramco Kolaborasi Kembangkan Teknologi F1

Baca juga: Mobil Wajib Spooring dan Balancing, Ini Manfaatnya

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

UMKM dan Industri Kreatif Lokal Bakal Bersinar di IIMS 2026
Harley-Davidson Resmi Luncurkan 7 Model Motor Terbaru Tahun 2025 di Indonesia
Cadillac Berencana Pasang Harga Rp 4,4 Miliar untuk Celestiq
Jangan Parkir Sembarangan, Terik Matahari Perpendek Umur Coating
Oli Mesin Tercampur Air Radiator, Kok Bisa?
70% Konsumen Beli Cash Hyundai IONIQ 5, Indennya Hingga 5 Bulan
Porsche 911 Sport Clasic Terbaru Hanya Diproduksi 1.250 Unit
Penyebab Penjualan Sepeda Motor Honda di Kuartal Pertama Anjlok 5%

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB