Raih Medali Emas Pertama Olimpiade Tokyo, Penembak Asal China Kalungkan Sendiri Mendalinya

- Editor

Sabtu, 24 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raih Medali Emas Pertama Olimpiade Tokyo, Penembak Asal China Kalungkan Sendiri Mendalinya. (Foto:Pelopor.id/dpa/Oliver Weiken)

Raih Medali Emas Pertama Olimpiade Tokyo, Penembak Asal China Kalungkan Sendiri Mendalinya. (Foto:Pelopor.id/dpa/Oliver Weiken)

Pelopor.id | Jakarta – Yang Qian, penembak asal China, menjadi peraih medali emas pertama Olimpiade Tokyo 2020 setelah menjuarai nomor menembak 10 meter air rifle di Asaka Shooting Range, Jepang, Sabtu, 24 Juli 2021.

Atas kemenangannya, Yang Qian mendapat medali langsung dari Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach. Tetapi sesuai peraturan di Olimpiade Tokyo sang atlet peraih medali harus mengalungkan sendiri medali mereka.

Menurut data laman resmi Olimpiade Tokyo 2020, kesuksesan Yang Qian tak lepas dari wajah-wajah baru yang tampil lantaran para jawara menembak putri dalam Olimpiade Rio 2016 tak ada yang ambil bagian dalam pesta olahraga sejagat ini.

Yang Qian
Penembak asal China Yang Qian. (Foto:Pelopor/jpnn)

Sejatinya, bukan Yang Qian yang diunggulkan dalam disiplin nomor 10 meter air rifle ini. Hal ini terlihat dari posisinya yang ada di peringkat ke-6 dalam fase kualifikasi dengan mengumpulkan 628,7 poin, atau tertinggal 4,2 poin dari peringkat pertama.

tetapi pada putaran final Yang Qian tampil fokus. Dari 17 sesi menembak, semua poinnya di atas 10 koma. Sejatinya poin Galashina lebih baik dari setiap sesinya, tetapi saat final bidikannya meleset dari sasaran.

Adapun di Babak final atlet 21 tahun tersebut mengalahkan Anastasiia Galashina dari Rusia (ROC). Yang Qian memperoleh 9,8 poin pada tembakan terakhir, yang membuat namanya tercatat sebagai pemecah rekor menembak 10 air rifle putri Olimpiade.

Total poin yang berhasil dikumpulkan Yang Qian adalah 251,8, sedangkan Galashina mengumpulkan 251,1 poin. Tetapi, torehan Yang Qian ini tidak melampaui rekor dunia yang dipegang Apurvi Chandela yang mengumpulkan 251,9 poin.

Baca Juga :   China Mobile Incar Dana IPO Hingga USD 8,8 Miliar

Sementara Vidya Rafika Toyyiba yang merupakan wakil dari Indonesia gagal lolos ke final setelah menempati posisi ke-35 saat kualifikasi. Vidya, hanya mengumpulkan 622 poin. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Chant Legendaris “Glory Man United” Menggambarkan Semangat di Lapangan
NEAR Protocol dan TokoCrypto Edukasi Soal Blockchain ke Atlet Tinju di EST Boxing Day
Di Hadapan Komisi VIII DPR RI, Mensos Beberkan Isu Aktual Penanganan Kesejahteraan Sosial
Kopiko Sponsori Kejuaraan F1 Powerboat World Championship di Danau Toba
Erick Thohir: Presiden FIFA Bakal Datang ke Indonesia Kawal Transformasi Sepakbola Nasional
Pernyataan Pimpinan Tim WSBK Terkait Pemberitaan yang Memprediksi WSBK Bakal Sepi Penonton
IMR Umumkan SEG Sebagai Penyelenggara Baru MXGP
Erick Thohir: Indonesia Bukan Negara Pengekspor Minyak, Tapi Pengimpor BBM Sejak 2003

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:19 WIB

Promo Khusus Pelajar dan Mahasiswa, Synchronize Festival 2024 Hadirkan Tiket Student Card

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:55 WIB

We The Fest 2024 Edisi Anniversary Siap Digelar di GBK Jakarta

Rabu, 10 Juli 2024 - 23:12 WIB

Satu-satunya di Asia Tenggara, Neck Deep Bakal Manggung di The Sounds Project 7

Rabu, 10 Juli 2024 - 22:35 WIB

Emma Elliot Manggung Bareng Vagetoz dan Sun Of Monday di Swag Event

Jumat, 5 Juli 2024 - 14:55 WIB

Daniel Rumbekwan, Efek Rumah Kaca, hingga VoB Ikut Lokakarya IKLIM

Kamis, 4 Juli 2024 - 21:14 WIB

Bless The Knights Perkenalkan Single Agathos Saat Tur Sulawesi Selatan

Kamis, 4 Juli 2024 - 13:22 WIB

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Bakal Manggung di Pestapora 2024

Rabu, 3 Juli 2024 - 16:36 WIB

Djakarta Warehouse Project 2024 Bakal Hadir di 13, 14, dan 15 Desember

Berita Terbaru