Gagal Hapus Konten Ilegal, Rusia Denda Google dan Meta

- Editor

Minggu, 26 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Markas Google di Mountain View, California, Amerika Serikat. (Foto:Pelopor.id/Reuters/Paresh Dave)

Markas Google di Mountain View, California, Amerika Serikat. (Foto:Pelopor.id/Reuters/Paresh Dave)

Pelopor.id – Pengadilan Moskow, Rusia, menjatuhkan denda kepada Google dan Meta Platforms Inc lantaran telah melakukan kegagalan berulang dalam menghapus konten yang dianggap ilegal di negara tersebut.

Dilansir dari Reuters, Sabtu, (25/12/2021) Google di denda 7,2 miliar rubel, sedangkan Meta Platforms, yang sebelumnya bernama Facebook Inc, di denda 2 miliar rubel.

Regulator komunikasi Rusia, Roskomnadzor memaparkan, Google gagal menghapus 2.600 konten ilegal, sedangkan Facebook dan Instagram gagal menghapus dua ribuan konten yang melanggar aturan di negara tersebut.

Terkait hal ini, Google menyatakan akan mempelajari putusan pengadilan sebelum mengambil langkah selanjutnya, sementara Meta Platforms tidak berkomentar.

Besaran denda yang dikenakan, dihitung dengan persentase pendapatan perusahaan masing-masing di Rusia. Meski Pengadilan tidak merinci berapa persen pendapatannya, berdasarkan penghitungan Reuters, besaran denda kepada Googlse setara dengan 8 persen.

Seperti diketahui, sebelumnya Rusia telah meminta platform media sosial untuk menghapus konten yang berisi penyalahgunaan obat-obatan, hiburan yang berbahaya, senjata dan peledak rakitan, dan kelompok yang menyatakan sebagai teroris atau ekstremis.

Selain itu, Rusia juga meminta 13 perusahaan teknologi asing yang kebanyakan asal Amerika Serikat, untuk memiliki perwakilan resmi di sana pada 1 Januari 2022. Jika tidak, mereka akan melarang perusahaan tersebut.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Menteri PPPA: Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Bagai Fenomena Gunung Es, Banyak yang Tidak Dilaporkan

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 01:33 WIB

LaLaLa Fest 2026 Jakarta Dimeriahkan Kehadiran Rex Orange County

Kamis, 23 April 2026 - 18:10 WIB

Ravel Junardy: Hammersonic 2026 Private Event Demi Martabat Festival

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

Echoes, We Hide Hadirkan Nuansa Emo Rock di EP the things we left unsaid after you

Senin, 20 April 2026 - 17:40 WIB

Ade Hubart dan Ian Antono Hadirkan Pesan Optimis di Single Come On

Jumat, 17 April 2026 - 21:11 WIB

Ade Govinda dan Gloria Jessica Luncurkan Lagu Terbelah Jadi Dua

Jumat, 17 April 2026 - 01:54 WIB

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Kamis, 16 April 2026 - 23:26 WIB

Rully Irawan Ceritakan Perjalanan Ayah di Perantauan Lewat Single Markisa

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Berita Terbaru